BNNP NTB Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai 1 M Lebih

Kepala BNNP NTB Gagas Nugraha saat press release kasus Narkotika Kamis 15 Juli 2021
Foto : Kepala BNNP NTB Gagas Nugraha saat press release kasus Narkotika Kamis 15 Juli 2021 (MetroNTB/Ian)

Mataram, MetroNTB.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB) berhasil menangkap tiga (3) orang terduga pelaku peredaran Narkotika jenis Sabu di wilayah NTB.

“Tiga (3) orang diamankan beserta barang bukti narkotika jenis Shabu seberat 737,54 gram yang disembunyikan di dalam dubur yang telah dimodifikasi,” ungkap Kepala BNNP NTB Gagas Nugraha saat press release, Kamis 15 Juli 2021.

Ia menjelaskan BNNP NTB melakukan introgasi singkat serta penggeledahan kepada ketiga tersangka mengaku membawa Narkotika jenis Sabu yang disembunyikan didalam dubur.

Masing-masing tersangka mengeluarkan barang didalam duburnya berupa kapsul besar dan kecil dengan jumlah 3 (tiga) buah paket yang diduga Narkotika jenis Sabu yang sudah dimodifikasi dan dibungkus dengan kondom,” tuturnya

Bila diuangkan barang bukti Sabu tersebut senilai Rp. 1.475.080.000. Harga rata-rata 2 Juta per gram dan apabila diasumsikan 1 gram sabu dikonsumsi oleh 12 orang atau penyalahguna coba pakai.

“Maka dengan pengungkapan tersebut, setidaknya BNNP NTB telah berhasil menyelamatkan kurang lebih 8.850 anak bangsa di NTB dari penyalahgunaan narkoba,” kata Gagas

Pelaku diamankan tanggal 8 Juli 2021 sekitar pukul 15.15 di terminal kedatangan domestik Bandara Bnternasional Lombok jln. Bypas BIL Tanak Awu, Pujut , Lombok tengah

Satu dari tiga pelaku berasal dari NTB dengan inisial S, (laki-laki,) dari Batu Belek, Desa Aikmel, Kec. Aikmel, Kab. Lombok Timur. Dua orang lainnya dari luar daerah yaitu RN, (laki-laki) asal Kota Batam, Prov. Kepulauan Riau dan R (laki-laki) Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara.

Pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati, minimal hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal 10 miliar, minimal 1 miliar.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti berada di Kantor BNNP NTB guna proses penyelidikan dan atau penyidikan lebih lanjut,” kata Gagas menambahkan (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here