ASN NTB Bela Petani, Beli Beras Lokal

Asisten II SetdaNTB, Ridwansyah
Foto : Asisten II SetdaNTB, Ridwansyah (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) membela petani – Dengan membeli beras lokal setiap bulannya. Hal tesebut sebagai bentuk partisipasi nyata ASN NTB membela nasib petani.

“Gubernur sendiri berpesan agar tidak main-main dan meminta seluruh ASN mendukung langkah yang baik ini,” ujar Asisten II Setda NTB Ridwansyah

Ia menuturkan rencana distribusi beras lokal kepada ASN lingkup Pemprov NTB mulai Agustus depan.

“Ini ide yang luar biasa dari Gubernur. Kalau nanti semua ASN di NTB membeli beras lokal, manfaatnya sampai ke petani, UKM dan ekonomi kita,” ungkapnya

Dikatakan, ASN se-NTB sebanyak 73 ribu orang, 59 ribu orang di Kabupaten/Kota diharapkan dapat meniru program ini agar dapat membangkitkan ekonomi dan membantu petani dan UKM lokal terlebih saat pandemic Covid-19.

“Program pembelian langsung dari petani dan UKM ini bermitra dengan penyedia produk dan distribusi yang sudah ditunjuk oleh Dinas Ketahanan Pangan sebagai penanggungjawab,” terang Ridwansyah

“Syaratnya, beras adalah produk berkualitas, harga bersaing dan tepat waktu,   selambatnya tiap tanggal 5 di awal bulan,” sambungnya

Dari 45 OPD yang ada akan dikelompokkan untuk memudahkan distribusi. Sistem pembelian melalui perjanjian kerjasama dengan UKM penyedia ini akan menyesuikan harga yang berlaku saat itu.

“Kita akan memastikan tidak ada monopoli dan perjanjian kerjasamanya akan diatur seperti JPS Gemilang kemarin,” kata Ridwansyah.

Ditambahkan, Ibnu Salim,

Sementara, Kepala Inspektorat NTB sekaligus koordinator program pembelian beras Ibnu Salim memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran oleh OPD.

“Ini bukan pengadaan tapi pembelian langsung oleh OPD bersangkutan untuk kebutuhan pegawainya. Draft kerjasama dengan UKM penyedia juga akan dikonsultasikan lagi dengan Biro Hukum,” katanya menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here