21 Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Ikuti Magang Industri

Suasana pembekalan magang industri melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Hamzanwadi (Unham) Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat
Foto : Suasana pembekalan magang industri melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Hamzanwadi (Unham) Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat (MetroNTB/Ist)

Lombok Timur, MetroNTB.com – Sebanyak 21 mahasiswa Universitas Hamzanwadi (Unham) mengikuti magang industri melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM).

Penanggungjawab PKKM Fakultas Kesehatan Hj Hartini Haritani mengungkapkan Universitas Hamzanwadi (Unham) Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat terus menyiapkan berbagai inovasi dalam mempersiapkan lulusannya agar menjadi lulusan andal dan profesional

“Hari ini semua mahasiswa Fakultas Kesehatan Prodi Farmasi yang terpilih dalam PKKM ini sedang mengikuti pembekalan untuk magang di beberapa perusahaan,” ujarnya Senin 12 Juli 2021.

Ia menjelaskan kegiatan pembekalan dilaksanakan dengan Sistem Dalam Jaringan (Daring) dengan narasumber pimpinan perusahaan CV Global Ocean Norie Ampenan, CV Tri Utama Jaya Mataram, dan CV, Annaufa Kosmetika Yogyakarta.

“Setelah pembekalan, 21 mahasiswa ini akan diterjunkan ke 3 perusahaan milik tiga narasumber itu. Program ini sangat bagus untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia usaha setelah lulus,” ungkap Hartini

Di tempat terpisah, sebanyak 24 mahasiswa juga mengikuti pembekalan Magang Bina Desa. Pembekalan ini dilaksanakan di meetingroom Universitas Hamzanwadi secara Luar Jaringan (Luring).

“Dengan menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur Fathurahman menyampaikan materi tentang strategi mensukseskan Posyandu Keluarga,” sambungnya

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Timur menyampaikan materi tentang Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah.

“Karena persoalan sampah ini masih saja menjadi belum teratasi,” tutur Hartini.

Ia menambahkan, selain mahasiswa peserta magang, pembekalan program Magang Bina Desa ini diikuti oleh Dosen Pembimbing Lapangan dan Koordinator Program Studi Farmasi.

“Kita berharap, melalui program ini memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Di satu sisi program berjalan baik, sisi lain mahasiswa juga mendapat ilmu dan pengalaman,” kata Hartini menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here