Tok ! DPRD NTB Tetapkan Perda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020

Suasana Rapat Paripurna Ke-4 DPRD NTB Masa Persidangan II Tahun 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD NTB, Jum’at 25 Juni 2021
Foto : Suasana Rapat Paripurna Ke-4 DPRD NTB Masa Persidangan II Tahun 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD NTB, Jum’at 25 Juni 2021 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.comPemerintah Provinsi NTB menyambut baik dan mengapresiasi keputusan DPRD NTB untuk menetapkan Raperda Tentang Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020 menjadi Peraturan Daerah (Perda)

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah saat menyampaikan Pendapan Akhir Gubernur NTB, pada Rapat Paripurna Ke-4 DPRD NTB Masa Persidangan II Tahun 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD NTB, Jum’at 25 Juni 2021

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kerjasama yang baik ini, antara legislatif dan eksekutif, terlebih kepada ketua dan anggota banggar,” ucap Rohmi


Hal ini menunjukan semangat kemajuan yang kuat dari legislatif untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, yang diharapkan bermuara terhadap meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Adapun terhadap berbagai rekomendasi yang disampaikan legislatif sebagai bahan evaluasi untuk eksekutif, Pemrov NTB dengan sungguh dapat memahami dan menerimanya.

“Semuanya tentu sangat berarti dan akan menjadi perhatian sungguh-sungguh kami dan seluruh jajaran eksekutif untuk ditindaklanjuti, demi meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik lagi ke depannya,” tuturnya

Pemerintah Provinsi NTB berharap dukungan dan kerjasama pihak Legislatif untuk terus mengawal pelaksanaan APBD agar dapat berjalan efisien, efektif, akuntabel dan transparan.  Sehingga jalannya roda pemerintahan dan pembangunan dapat mencapai hasil sesuai yang diharapkan.

“Kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut di masa yang akan mendatang, untuk menghasilkan regulasi daerah yang berkualitas, bagi daya dukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di NTB,” cetusnya

Sementara itu, dalam Laporan Badan Anggaran atas Hasil Pembahasannya Terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020 yang di bacakan Naufar Furqony Farinduan menyampaikan beberapa catatan-catatan penting untuk diperbaiki dimasa yang akan datang.

“Sehingga lembag eksekutif dapat lebih serius menindaklanjuti dan memperbaiki catatan-catatan ini kedepan,” terangnya.

Misalnya pada bidang pemerintahan, hukum, dan hak asasi manusia. Diminta, Pemprov NTB menuntaskah kasus-kasus untuk mendukung upaya peningkatan penerimaan PAD. Menindaklanjutitemuan BPK yang berada diseluruh OPD, agar dilakukan pembinaan sehingga kedepan temuan-temuan dapat berkurang hahkan diharapkan menjadi zero temuan.

Begitupun bidang lain seperti bidang perekonomian, bidang keuangan dan perbankan, bidang infrastruktur dan lingkungan hidup dan bidang kesejahteraan rakyat dan pemberdayaan perempuan.

Secara khusus juga Badan anggaran memberi apresiasi terhadap OPD mitra kerja Komisi V yang meliputi Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Pendidikan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kepemudaan dan Olahraga, Agama, Kebudayaan, Museum dan Cagar Budaya, Sosial, Kesehatan dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan karena realisasi anggaran pada masing-masing OPD baik itu realisasi keuangan dan fisik, rata-rata mencapai diatas  99-100% (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here