Sambut MotoGP 2022, DPRD Loteng Minta Pemda Siapkan SDM Kompeten

Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah Muhammad Tauhid
Foto : Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah Muhammad Tauhid (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Dalam rangka menyambut perhelatan MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika 2022 mendatang, DPRD Lombok Tengah (Loteng) meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyiapkan SDM yang kompeten.

Ketua DPRD KabupatenLoteng Muhammad Tauhid mengatakan, Loteng sebagai  tempat perhelatan event dunia untuk pelaksanaan MotoGP nantinya jangan sampai Pemda dan UMKM jadi penonton di daerah sendiri.

“Kami selaku wakil masyarakat yang mewakili seluruh Loteng meminta agar masyarakat kita diberdayakan, direkrut untuk menjadi pekerja baik pekerja apapun itu untuk kegiatan MotoGP,” pintanya


Dikatakan, jika nantinya terjadi kendala yang dihadapi oleh para pelaku UMKM jangan sampai tidak dilibatkan

“Ini ibarat satu panggung, dimana panggung itu ada di wilayah Loteng, jadi mari supaya kita bisa jadi pemain-pemainnya. Kalau pekerja profesional silahkan datangkan dari luar tapi jangan sampai kita yang berada di wilayah dibiarkan begitu saja,” kata Tauhid mengingatkan

Politisi Gerindra itu menegaskan, saat ini jangan hanya fokus membangun infrastruktur saja, akan tetapi harus dibarengi dengan membangun sumber daya manusia yang mumpuni.

“Kalau pemerintah daerah belum melakukannya, maka kita akan tekan dia. Saya tidak setuju seperti itu, kami akan coba untuk melakukan komunikasi dengan Pemda karena pada prinsipnya kita tidak ingin menjadi penonton di daerah kita sendiri,” tuturnya

Selanjutnya, jika hal tersebut masih belum bisa dilakukan karena terkendala dengan anggaran, maka seharusnya Pemda harus terbuka kalau memang anggaran tersebut tidak cukup.

“Mari kita duduk bersama, di sini saya kan sebagai ketua badan anggaran ada Banggar, ada tim anggaran kita duduk bersama kalau memang itu menjadi kendala,” imbuhnya

“Jangan hanya infrastruktur saja kita bangun tapi sumber daya manusia kita kecerdasan kita baikan. Saya tidak setuju seperti itu, kami akan coba untuk melakukan komunikasi denganPemda, kita prinsipnya tidak ingin menjadi penonton di daerah kita sendiri,” kata Tauhid menambahkan (Zan/De)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here