Pengaruh Pembelajaran Akidah Akhlak Terhadap Prilaku Siswa

Adawiyah Qurratul Aini Mahasiswa Universitas Islam Negeri Mataram
Foto : Adawiyah Qurratul Aini Mahasiswa Universitas Islam Negeri Mataram (MetroNTB/Ist)

Penulis : Adawiyah Qurratul Aini Mahasiswa Universitas Islam Negeri Mataram

MetroNTB.com – Pembelajaran pada hakikatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dan lingkungannya, sehingga terjadi perubahan perilaku kearah yang lebih baik. Dalam interaksi tersebut banyak sekali faktor yang mempengaruhinya, baik faktor internal yang datang dari dalam diri individu, maupun eksternal yang datang dari lingkungan.

Pembelajaran Aqidah Akhlak merupakan salah satu mata pelajaran pendidikan agama Islam yang mengandung pengertian pengetahuan pendidikan dan penghayatan tentang keyakinan atau kepercayaan dalam Islam yang menetap dan melekat dalam hati yang berfungsi sebagai pandangan hidup, perkataan dan amal perbuatan siswa dalam segala aspek kehidupannya sehari-hari.


Pengaruh pembelajaran Akidah akhlak terhadap tingkah laku siswa

Penguasaan materi aqidah akhlak adalah pemahaman atau pengetahuan siswa dalam memahami tentang ajaran agama Islam dari segi materi aqidah akhlak. Sedangkan perilaku siswa adalah segala gerak-gerik atau sikap siswa yang datang akibat pengaruh rangsangan-rangsangan di sekitarnya.

Banyak contoh yang membuktikan bahwa pengetahuan atau pemahaman itu berpengaruh besar terhadap perkembangan perilaku. Para siswa yang berprestasi baik (dalam arti yang luas dan ideal) dalam bidang pelajaran Agama Islam misalnya aqidah, sudah tentu akan lebih rajin beribadah shalat, puasa dan lain-lain.

Sedang dalam bidang akhlak, dia juga tidak segan-segan memberi pertolongan atau bantuan kepada orang yang membutuhkan juga memerlukan, sebab ia merasa bahwa memberikan bantuan itu adalah kebajikan, sedangkan perasaan yang berkaitan dengan kebajikan tersebut berasal dari pemahaman atau pengetahuan yang mendalaterhadap materi-materi pelajaran khususnya aqidah akhlak yang ia terima dari gurunya.

Pembelajaran aqiadah akhlak memberikan pengajaran tentang tata nilai yang mengatur hubungan antara manusia dengan tuhan, mengatur hubungan dengan sesama manusia, mengatur hubungan dengan lingkungan dan mengatur dirinya sendiri.

Pembelajaran aqidah mengajarkan kepada siswa untuk mempelajari dan mempraktekkan aqidahnya dalam bentuk pembiasaan untuk melakukan akhlak terpuji (baik) dan menghindari akhlak tercela (buruk) dalam kehidupan sehari-hari. Al-Akhlaq al-larimah ini sangat penting untuk dipraktekkan dan dibiasaakan oleh siswa baik dalam keluarga, teman dan masyarakat. Untuk mengatasi pola pergaulan anak remaja zaman sekarang.

Pembelajaran Akidah Akhlak merupakan mata pelajaran yang mengharapkan para peserta didik mampu memahami materinya saja, melainkan mata pelajaran yang mengharapkan agar perserta didik mampu menerapkan materi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Seperti berperilaku baik atau berakhlak mulia, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, menghormati orang tua, dan lain-lain. Sehingga mata pelajaran Akidah Akhlak tidak menekankan pada aspek pengetahuan saja melainkan juga aspek sikap, baik sikap sosial maupun sikap spiritual.

Untuk mewujudkan tingkah laku yang positif maka diperlukan keseriusan guru dalam membentuk kepribadian peserta didik, salah satunya dengan peserta didik mengikuti kegiatan belajar mengajar Aqidah Akhlak dengan baik. Karena dengan mempelajari aqidah akhlak maka akan tertanan nilai-nilai agama Islam dan dapat mewujudkan kepribadian yang baik sehingga kelak dapat bermanfaat di masa dewasa.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tujuan aqidah akhlak adalah usaha yang diarahkan kepada pembentukan tingkah laku siswa yang sesuai dengan ajaran Islam, dalam berbuat berdasarkan nilai-nilai Islam serta bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Sehingga apabila tujuan pendidikan aqidah akhlak tersebut sudah tertanam dan menjadi dasar dalam jiwa peserta didik, maka ia akan menjadi kekuatan batin yang dapat melahirkan tingkah laku positif dalam kehidupannya. Sehingga para peserta didik akan selalu optimis menghadapi masa depan, selalu tenang dalam mencari solusi atas masalah yang dihadapi, dan tidak takut terhadap apapun kecuali kepada Allah SWT.

Selain itu mereka akan selalu rajin melakukan ibadah dan perbuatan baik, serta tingkah laku positif lainnya yang tidak hanya bermanfaat bagi dirinya tetapi bermanfaat pula untuk masyarakat dan lingkungannya.

Mamfaat dari pembelajaran Aqidah Akhlak adalah :

  1. Mengetahui berbagai macam tabiat manusia yang tergolong terpuji maupun tercela.
  2. Mendorong kesadaran kita untuk memiliki akhlak yang terpuji.
  3. Menyadarkan kita untuk menjauhkan diri dari akhlak tercela

Fungsi Mempelajari Ilmu Akhlak

Menurut Ahmad Amin, tujuan mempelajari Ilmu Akhlak dan permasalahannya menyebabkan kita dapat menetapkan sebagian dari perbuatan yang baik dan buruk. Misalnya, bersikap adil dan membayar utang kepada pemiliknya adakah termasuk perbuatan yang baik, dan bersikap dzalim dan mengingkari utang adalah termasuk perbuatan yang buruk.

Menurut Mustafa Zahri, tujuan perbaikan akhlak itu adalah untuk membersihkan kalbu dari kotoran-kotoran hawa nafsu dan amarah sehingga hati menjadi suci bersih, bahagai cermin yang dapat menerima Nur cahaya Tuhan.Selain itu, pendidikan Islam juga menempatkan akhlak sebagai tujuan pendidikannya, tidak ada pendidikan bila akhlak tidak dijadikan tujuan. Sebab para Nabi dan Rasul diutus untuk memperbaiki budi pekerti manusia (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here