Pemprov NTB Tandatangani Kesepakatan Addendum dengan PT GTI

Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama pihak PT GTI disaksikan Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah dan Kajati NTB menunjukkan naskah Addendum, di Gedung Kajati NTB, Kamis 10 Juni 2021
Foto : Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama pihak PT GTI disaksikan Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah dan Kajati NTB menunjukkan naskah Addendum, di Gedung Kajati NTB, Kamis 10 Juni 2021 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan PT Gili Trawangan Indah menandatangani berita acara kesepakatan pokok pokok addendum perjanjian kontrak produksi.

Sedikitnya sembilan kesepakatan dalam addendum kontrak produksi pengelolaan aset lahan seluas 65 Ha di Gili Trawangan akan dibahas berkelanjutan antara tim Pemprov NTB yang diketuai oleh Kepala Kejaksaan Tinggi sebagai pengacara negara bersama pengusaha Winoto dan direksi PT GTI.

Beberapa diantaranya adalah perubahan kontrak kerjasama dan besaran retribusi PT GTI selama 25 tahun beroperasi.

“Pemerintah memutuskan upaya addendum dengan komitmen PT GTI siap membangun dan mengelola izin investasi yang sudah diberikan”, tegas Gubernur Zulkieflimansyah, di Aula Kantor Kejati, Kamis 10 Juni 2021.

“Komitmen melanjutkan  pengelolaan aset dalam kontrak kerjasama sampai dengan 2026 itu menjadi salah satu kesepakatan yang akan dibahas dan dituangkan dalam addendum,” sambungnya

Sekretaris Daerah, Lalu Gita Ariadi menjelaskan, pembahasan direncanakan selesai pada Agustus mendatang. Termasuk ketentuan mengenai hak dan kewajiban terkait komitmen investasi.

Adapun mengenai retribusi juga akan disepakati sesuai aturan hukum yang berlaku serta kesepakatan mengenai pengusaha maupun pengusaha yang saat ini menempati lahan  PT GTI untuk diberikan masa transisi penghentian usaha mereka.

“Bahkan kalau diperlukan, kontrak kerjasama bisa diperbaharui jika klausul lama dianggap tidak lagi sesuai dengan kesepakatan dua pihak”, jelasnya (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here