Pelaku Wisata Nilai Aplikasi Go Mandalika Belum Berikan Manfaat

Ketua Himpunan Peramu Wisata Indonesia (HPI) Lombok Tengah, Syamsul Bahri
Foto : Ketua Himpunan Peramu Wisata Indonesia (HPI) Lombok Tengah, Syamsul Bahri (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.comAplikasi Go Mandalika yang dilaunching oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) 15 Maret 2021 lalu dinilai belum berdampak bagi pelaku wisata.

“Belum ada dampak yang signifikan dari adanya aplikasi Go Mandalika ini. Pelaku wisata di Loteng masih dalam ambang kebingungan,” ungkap Ketua Himpunan Peramu Wisata Indonesia (HPI) Lombok Tengah, Syamsul Bahri Senin 21 Juni 2021.

Dikatakan, aplikasi Go Mandalika yang dicanangkan untuk membangkitkan sektor pariwisata di Lombok Tengah nyatanya belum memberikan manfaat sesuai dengan yang diharapkan.

“Belum ada dampak semenjak dilaunching beberapa bulan yang lalu,” tutur Bahri

Menurutnya, wisatawan-wisatawan yang sempat berwisata ke Lombok Tengah akhir-akhir ini murni karena komunikasi dan inisiatif dari agen travle yang memanfaatkan jaringan lama sebelum Covid-19.

“Go Mandalika ini bisa dikatakan sia-sia karena tidak memiliki dampak yang signifikan bagi pertumbuhan pariwisata,” katanya

Bahri melanjutkan, saat ini para pelaku wisata sedang dalam ambang kebingungan dan dilema karena disatu sisi pariwisata mengundang kerumunan dan Covid-19 melarang untuk membuat kerumunan.

“Dengan adanya Sirkuit MotoGP ini, saya berharap Lombok Tengah bisa berbenah dengan serius terutama di sektor pariwisata,” tandasnya (Zan/Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here