Pedagang Sayur dan Buah Pasar Renteng Protes Lokasi Lapak yang Disiapkan

Sejumlah pedagang sayur dan buah di pasar Renteng memprotes kebijakan pemerintah terkait dengan lokasi lapak jualan di pasar Renteng yang baru
Foto : Sejumlah pedagang sayur dan buah di pasar Renteng memprotes kebijakan pemerintah terkait dengan lokasi lapak jualan di pasar Renteng yang baru (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Sejumlah pedagang sayur dan buah di Pasar Renteng Praya memprotes kebijakan pemerintah terkait dengan lokasi lapak jualan di pasar Renteng yang baru.

Mereka memprotes lantaran jualannya mengalami penurunan pembeli dan pendapatan setelah pedagang di pindahkan ke lantai dua.

Salah satu Pedagang Sayur Inaq Maizin yang berasal dari lingkungan Darul Falah, Praya berharap bisa berjualan di lantai satu.


“Saya ingin berdagang di bawah saja, karena di lantai atas dagangan saya tidak laku. Sedangkan saya berhutang di Bank sebagai modal jualan, lalu bagaimana saya akan bayar setoran ke Bank,” keluhnya

Selain dagangan yang tidak laku, Ia juga setiap hari mengeluarkan ongkos sekitar Rp. 15.000 sampai dengan Rp. 20.000 untuk menyewa jasa pengangkat barang ke lantai atas.

“Kadang dagangan kita sepi dan penghasilan menurun sedangkan setiap hari kita harus keluarkan ongkos buruh,” ungkap Inaq Maizin

Senada, penjual buah Inaq Sakmah ingin berjualan di lantai bawah pasar, karena bisa mengurangi ongkos buruh untuk mengangkut barangnya setiap hari.

“Saya juga ingin berjualan dilantai bawah, karena tidak ada ongkos buruh yang kita keluarkan. Pendapatan kita sangat berkurang ketika berdagang dilantai atas,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah Widya Astuti menerangkan, tempat pedagang sayur dan buah sudah diatur sesuai dengan zona-zona. Hal tersebut juga supaya bangunan pasar Renteng di lantai dua tidak sepi

“Zonasi untuk pedagang sayur dan buah yang bertempat di lantai dua sudah kita tentukan dari awal. Tidak bisa ditukar posisi pedagang kompeksi dengan pedagang sayur,” katanya

Selain itu, para pedagang yang sudah mencabut lot sudah langsung sesuai dengan lapaknya masing-masing. Namun sampai dengan saat ini pihaknya menyebutkan masih banyak pedagang yang belum menerima hal tersebut

“Untuk saat ini kita sedang fokuskan untuk melakukan penataan secara maksimal,” kata Widya menambahkan (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here