PDAM Loteng Tambah Debit dari Mata Air Tibu Lempanas Desa Lantan

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah melakukan pemasangan pipa di sumber air Tibu Lempanas di Desa Lantan, Kecamatan BatuKliang Utara
Foto : Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah melakukan pemasangan pipa di sumber air Tibu Lempanas di Desa Lantan, Kecamatan BatuKliang Utara (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah melakukan pemasangan pipa di sumber air Tibu Lempanas di Desa Lantan, Kecamatan BatuKliang Utara.

Humas PDAM Loteng Muhammad Lutfy mengatakan saat ini PDAM sedang menjalankan program pemasangan pipa untuk menambah debit air di sumber mata air Tibu Lempanas yang ada di desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara

“Sudah dua hari ini kita sedang melakukan pemasangan pipa di sumber mata air tibu lempanas yang ada di Desa Lantan,” ujarnya kepada MetroNTB.com


Ia menjelaskan untuk saat ini kapasitas air di Tibu Lempanas sekitar 200 liter perdetik, akan tetapi debit air belum maksimal sehingga sedang diusahakan untuk terus melakukan  penambahan debit air

“Saat ini pemasangan pipa sekitar 300 meter dan lokasinya ekstrim yang terletak di bantaran sungai yang sangat jurang. Ini dilakukan untuk maksimalisasi pengairan yang ada di wilayah Kopang, Janapira, Prata tengah, Pujut dan Praya Timur,” terang Lutfy

Ia berharap, kedepan PDAM bisa membagi zona untuk persoalan pelayanan misalkan, Zona Lempanas bisa mengairi wilayah Timur, Tibu Nangplok dan Aik Bone mengairi wilayah Tengah dan zona sesere bisa mengairi wilayah Barat mulai dari Pringgarata, Jonggat dan Praya Barat Daya.

Lutfy menambahkan, ada beberapa faktor  yang menyebabkan berkurangnya debit air dan ini tentu menjadi perhatian bersama salah satunya adalah perambahan hutan, adanya kegiatan galian C yang bisa berakibat fatal terhadap berkurangnya debit air dan perubahan pola tanam masyarakat

“Kedepan ketika sudah ada direksi defintif kita perlu duduk bersama terkait penyaluran air bersih ini, jadi ini tidak hanya tugas PDAM saja. Akan tetapi kita perlu berdiskusi dengan pihak BWS, Pemerintah Daerah dan Dinas Kehutanan supaya lebih maksimal,” katanya menambahkan (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here