Ketua PKB NTB Ajak Kaum Milenial Jadi Pelopor Tangkal Hoax dan Radikalisme

Ketua PKB sekaligus anggota DPRD NTB Lalu Hadrian Irfani bersama anggota Komisi I DPR RI Helmy Faishal Zaini dan Praktisi Bidang Kehumasan dan Komunikasi Publik, di Mataram Square Hotel, Selasa 15 Juni 2021
Foto : Ketua PKB sekaligus anggota DPRD NTB Lalu Hadrian Irfani bersama anggota Komisi I DPR RI Helmy Faishal Zaini dan Praktisi Bidang Kehumasan dan Komunikasi Publik, di Mataram Square Hotel, Selasa 15 Juni 2021 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Anggota DPRD NTB Lalu Hadrian Irfani mengajak kaum milenial menjadi pelopor menangkal berita hoax dan radikalisme.

“Pemuda (generasi milenial red) harus menjadi pelopor tangkal hoax dan radikalisme,” ujarnya saat menjadi salah satu sumber Seminar Merajut Nusantara “Pemuda, Berita Hoax dan Radikalisme”, yang dihadiri oleh anggota Komisi I DPR RI Helmy Faishal Zaini dan Praktisi Bidang Kehumasan dan Komunikasi Publik, di Mataram Square Hotel, Selasa 15 Juni 2021

Lalu Arie sapaan akranya menjelaskan, generasi milenial tidak bias terlepas dengan teknologi. Pokoknya adalah internet, mau mencari berita, mau mencari informasi yang dia cari itu adalah internet. Sehubungan dengan kebutuhan itu, maka akses-akses informasi real time itu generasi ini cepat sekali, mau berita benar, mau berita tidak benar sangat cepat sekali mereka mendapatkan informasi.

“Maka kelemahan generasi milenial ini, karena kencenderungan mereka ini reaktif terhadap berita-berita. Belum melakukan research dan recek  terhadap berita tersebut tiba-tiba disebar, itulah muncul kadang-kadang berita yang kita namakan berita hoax,” tuturnya

Berita hoax inilah, lanjut Ketua PKB NTB ini, yang kadang-kadang menimbulkan kegaduhan. Generasi milenial ini cepat menyampaikan informasi, karena terlalu cepatnya memberikan informasi, sehingga tidak tersaring.

“Ini berita bener apa nggak, yang penting share. Generasi milenial ini sangat responsif dan reaktif dengan informasi,” kata Lalu Arie

“Setelah muncul hoax, biasanya akan menjadi kelompok-kelompok yang kita sebut radikalisme,” sebutnya

Lebih lanjut, Lalu Arie mengungkapkan radikalisme ini adalah kelompok tertentu untuk meraih pengaruh sehingga apa yang menjadi cita-cita yang bertolak belakang dengan Pancasila.

“Intinya yang dinamakan dengan radikalisme itu adalah kelompok yang bertentangan Pancasila,” katanya

Ditambahkan, radikalisme muncul dan dipengaruhi oleh berita hoax. pelaku penyebar berita hoax menyasar milenial, karena mereka responsif, mereka baperan.

“Makanya tidak jarang kita lihat yang mempelopori gerakan radikalisme justru dari kalangan milenial.  Hari ini kita tahu bersama bahwa yang namanya radikalisme ini sasaran mereka adalah generasi generasi milenial,” kata Lalu Arie menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here