Kasus Melonjak, DPP PKB Keluarkan Seruan Jihad Lawan Covid-19

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI)
Foto : Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) MetroNTB/Dok DPP)

Jakarta, MetroNTB.com – Kasus virus Corona atau COVID-19 bertambah 21.342 pada Minggu 27 6 Juni 2021. Total kasus positif mencapai 2.115.304, sembuh 1.850.481, dan meninggal 57.138 jiwa. Kasus aktif tercatat sebanyak 207.685, jumlah spesimen yang diperiksa 98.904, dan suspek sebanyak 129.891 orang.

Sebelumnya, pada Sabtu 26 Juni 2021, tercatat total 2.093.693 kasus positif virus Corona COVID-19, sebanyak 1.842.457 pasien sembuh, dan 56.729 meninggal dunia

Mencermati dan menghadapi situasi serius pandemi Covid-19 saat ini yang mengalami eskalasi tinggi, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar Gus AMI menginstruksikan kepada seluruh kader PKB.


“Kepada seluruh pengurus dan kader PKB harus menjadi teladan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat dan disiplin,” pinta Gus AMI melalui keterangan tertulis yang direrima MetroNTB.com, Senin 28 Juni 2021

Selain itu, Kader PKB diminta untuk memperhatikan warga di lingkungan sekitar masing-masing dengan memastikan warga dapat memperoleh dukungan kesehatan yg memadai, sekaligus suport atas kebutuhan-kebutuhan dasar bagi warga yang memerlukan hingga sokongan berupa informasi lengkap terkait covid yang valid, atau informasi terkait akses kepada fasilitas kesehatan di wilayahnya masing-masing.

“Kader PKB memfasilitasi vitamin dan obat-obatan yang berguna bagi penguatan imun warga maupun memberi bantuan kepada warga yang melakukan isolasi mandiri,”

Wakil Ketua DPR RI ini meminta kepada pejabat pusat dan kepala daerah, atau menjabat posisi strategis  segera fokus 100 persen dan siaga penuh menangani kondisi pandemi,

“Optimalkan fasilitas kesehatan di daerahnya. Gunakan kekuasaan dan jabatannya untuk membantu semaksimal mungkin warga masyarakatnya dan seluruh tenaga kesehatan,” imbuhnya (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here