Hadiri Harlah PPDI ke-15, Bupati Minta Kades dan Perangkat Desa Kompak

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bari menghadiri peringatan Hari Lahir Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ke-15, bertempat di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Kamis 17 Juni 2021
Foto : Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bari menghadiri peringatan Hari Lahir Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ke-15, bertempat di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Kamis 17 Juni 2021 (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.comBupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bari menghadiri peringatan Hari Lahir Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ke-15, bertempat di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Kamis 17 Juni 2021

“Para Kades, Perangkat Desa serta BPD tetap menjaga kekompakkan. Semua harus akur dan harmonis dalam menggawangi pemerintahan desa di Loteng,” pesan Pathul

Politisi Gerindra itu juga mengingatkan Forum Kepala Desa (FKD) untuk  tidak mentang-mentang, karena memiliki forum dan memiliki kedudukan tertinggi dalam struktur Pemerintahan Desa (Pemdes) lalu seenaknya bersikap dan mengeluarkan kebijakan. Apalagi sampai bersenggolan dengan Perangkat Desa yang berakhir pada adanya pemberhentian.


“Prades juga jangan mentang-mentang sekarang ini, posisinya kuat dimata aturan dan tidak bisa diberhentikan sembarangan oleh Kades seperti aturan terdahulu. Jangan malah melawan atasannya,” pintanya

Pathul juga mengingatkan untuk saling memahami tupoksi dan peran satu sama lain. Berdamai dan saling menghargai lebih bagus demi terwujudnya kelancaran pembangunan di desa, ketimbang berpolemik soal kekuatan diri di depan hukum.

“Mari jaga kekompakan, bangun desa bersama. Sehingga kita meninggalkan kesan yang baik dalam menjalankan amanah masyarakat selagi masih dipercaya,” tuturnya

Sementara, Ketua PPDI Loteng Mariono mengatakan, sekian tahun perjuangan PPDI tidak hanya bicara soal kesejahteraan Prades saja, tapi juga perjuangan untuk tetap disiplin dan profesional dalam menunjang pelaksanaan pembangunan di desa

“Melalui Harlah ini Pengurus Pusat PPDI menginstruksikan supaya perangkat desa bisa mengoptimalkan profesionalitas, kedisiplinan dan loyalitas kepada atasannya dalam aktivitas pelayanan kepada masyarakat di desa,” katanya

Dikatakan, selama ini pengurus PPDI di kabupaten juga tetap menekankan agar  perangkat desa tetap loyal dan patuh pada pimpinan atau Kepala Desa.

“Hubungan harmonis tersebut juga ditekankan berlaku kepada rekan-rekan BPD. Karena bagaimana pun, BPD merupakan salah satu lembaga yang harus didukung keberadaannya sesuai tugas pokok dan fungsinya dalam sistem pemerintahan desa,” terang Mariono

“Hubungan kami PPDI dengan Forum BPD dan FKD baik-baik saja. Mohon rekan-rekan perangkat desa di bawah selalu bergandengan tangan dengan rekan-rekan Kades dan BPD di desanya masing-masing,” sambungnya

Mariono menambahkan melalui Harlah PPDI ini jika perjuangan Prades untuk bisa eksis seperti ini cukup lama. Berawal dari upaya menginisiasi terbitkan UU desa, PP 43, Permendagri 67 dan Peraturan Pemerintan (PP) nomor 11 tahun 2019 dan lainnya. Dan itu semua tidak lepas dari perjuangan bersama juga dengan rekan-rekan dari organisasi kepala desa di pusat.

“Alhamdulillah, selama ini PPDI di Loteng juga mendapat dukungan moril pembinaan dan pemberdayaan dari Pemda sesuai dengan tupoksi kami sebagai perangkat desa,” ucapnya (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here