Dampak Akhlak Anak Terhadap Penggunaan Gadget Dimasa Kini

Asphia Arsika Mahaiswi Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram)
Foto : Asphia Arsika Mahaiswi Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram) (MetroNTB/Dok)

Penulis : Asphia Arsika Mahaiswi Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram)

MetroNTB.com – Seperti yang kita ketahui zaman semakin maju dan penggunaan gadget semakin canggih. Apalagi dimasa pandemi ini, semua orang lebih aktif dirumah, sekolah-sekolah ditutup dan murid-murid diliburkan. Semua aktivitas yang harus dilakukan disekolah mau tidak mau harus dilakukan dirumah.

Anak-anak yang seharusnya belajar disekolah dan bertatap muka dengan guru, kini harus bertatap muka secara online menggunakan gadget walaupun mungkin didampingi langsung oleh orangtua. Anak akan lebih banyak waktu untuk bermain daripada belajar, semua pasti bisa merasakan dan melihat keadaan dimasa pandemi ini.

Bukan menyalahkan orangtua, tapi seperti yang kita lihat dari kalangan anak-anak hingga orangtua siapa sih yang tidak mengenal HP? Kita tidak menyalahkan siapapun berhak memilikinya namun yang jadi permasahannya adalah bagaimana kita menggunakannya? Dan untuk apa saja kita menggunakannya?. Saya rasa penggunaan gadget telah salah dipergunakan.

Begitu banyak dampak negative yang terjadi terutama pada anak-anak. Ketika saya membuka media social banyak sekali anak-anak yang memainkan media social dengan cara yang salah. Mulai dari menulis hal-hal yang sepatutnya tidak diucapkan dan memposting hal-hal yang bersifat negative. Mereka yang seharusnya bermain dan asyik dengan dunia kekanak-kanakannya tetapi sudah memiliki perilaku dan gaya hidup layaknya orang dewasa. Itu banyak sekali kita temukan dizaman sekarang ini.

Dari pengalaman tadi bisa kita lihat bahwa memiliki akhlak yang baik sangat penting. Karena dampak yang akan didapatkan sangat banyak. Misalnya jika kita berbicara dengan sopan kepada orang lain, maka orang akan sopan juga kepada kita. Itulah pentingnya memiliki adab yang baik. Karena seperti kata ulama fiqih syekh Abdul Qodir al-Jaelani “aku lebih menghargai orang yang beradab daripada orang yang berilmu, kalau hanya berilmu iblis-pun lebih tinggi ilmunya daripada manusia”.

Jadi, kita harus menanamkan sejak dini prilaku-prilaku yang baik dan terpuji kepada anak-anak kita. Karena itu akan memiliki dampak besar kedepannya untuk mereka. Beberapa hadist Rasulullah SAW juga berbicara tentang begitu pentingnya memiliki karakter (akhlak) yang baik. Diantara hadist-hadits yang menjelaskan tentang kedudukan akhlak adalah “sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak manusia” (Riwayat Malik)

Dalam hadits ini dijelaskan bahwa kehadiran Rasulullah SAW adalah untuk memperbaiki, menumbuhkan, atau mengembangkan akhlak mulia. Dalam hadits tersebut mendeskripsikan bahwa keberadaan Rasulullah menjadi standar, rujukan utama dalam pengembangan akhlak. Bahkan indikator kesempurnaan iman seseorang adalah keagungan akhlaknya.

Jika kita memiliki akhlak yang baik dampak yang kita dapatkan didunia adalah Allah akan mengangkat derajat kita dan orang-orang secara tidak langsung akan mengormati kita. Sedangkan balasan yang kita terima diakhirat kelak tiada lain adalah syurga, karena orang yang baik akhlaknya akan disediakan rumah yang megah di syurga, seperti dalam hadits berikut ini: “penyebab utama masuknya manusia ke surga adalah bertakwa kepada Allah dan kebaikan akhlaknya”.

Jadi, mari kita jaga dan lebih memperhatikan anak-anak dalam penggunaan gadget untuk hal-hal yang bermanfaat demi menjaganya menjadi generasi yang baik akidah maupun akhlaknya (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here