Capaian MCP Terus Meningkat, Pemprov NTB Targetkan 100 Persen

Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Lili Pintauli Siregar dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah
Foto : Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Lili Pintauli Siregar dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Selama 3 tahun terakhir, capaian program Monitoring Centre for Prevention (MCP) yang menjadi tolak ukur yang dibuat oleh KPK untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dengan sebuah sistem, terus meningkat.

“Angka MCP di NTB sejak 2018-2020 meningkat. Ini artinya ada tujuh hal yang dikontrol dengan sistem, dan itu berjalan dengan baik,” ungkap Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah saat menjadi narasumber bersama Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Lili Pintauli Siregar, pada sesi Dialog Ekslusif, di Studio RRI mataram, Selasa 29 Juni 2021

Rohmi menjelaskan tahun 2018 yang lalu, awalnya hanya 47 persen, kemudian pada tahun 2019, naik menjadi 84 persen dan tahun 2020 naik 86,66 persen, itu menunjukan bahwa beberapa item yang menjadi kontrol dalam penyelenggaraan pemerintahan sudah berjalan dengan baik.

“Waktu ke waktu itu meningkat terus, tentu targetnya  harus 100 persen,”tegas Rohmi.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Lili Pintauli Siregar, mengatakan capian MCP NTB menunjukan keseriusan NTB dalam menjaga komitmen bersama mewujudkan daerah yang bersih dari tindakan pidana korupsi.

“Apalagi Wagub, sudah menargetkan mencapai angka 100 persen. Ini harus terus dijaga bahkan ditingkatkan,” sarannya pada dialog RRI dengan tema, Efektifitas Pencegahan Korupsi Dalam Mengawal Pembangunan Di NTB”.

Lili mendorong daerah juga untuk selalu merencanakan dengan baik APBD. “Mulai tahapan dari awal, dari perencanaan, realisasi hingga pelaporan harus jelas,” katanya menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here