BPJS Ketenagakerjaan Lombok Tengah Beri Penghargaan Kepada Agen Perisai

Foto : BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lombok Tengah memberikan penghargaan kepada dua orang agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) terbaik yaitu Sigit Arianto dari Kantor Perisai UPK DAPM Batukliang dan Baiq Eli Hernawati dari Kantor Perisai UPK DAPM Praya Timur (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.comBPJS Ketenagakerjaan Cabang Lombok Tengah memberikan penghargaan kepada dua orang agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia  (Perisai) terbaik yaitu Sigit Arianto dari Kantor Perisai UPK DAPM Batukliang dan Baiq Eli Hernawati dari Kantor Perisai UPK DAPM Praya Timur.

Selain mendapat Piagam Penghargaan, 2 agen perisai terbaik ini juga menerima uang pembinaan masing-masing sebesar 500 ribu rupiah. Penyerahan berlangsung di Hotel Illira Lite Praya usai kegiatan Monitoring Evaluasi dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan bagi agen Perisai dan calon Perisai se-Lombok Tengah.

Acara dihadiri oleh 26 orang agen perisai dan 13 orang calon agen perisai dari seluruh Lombok tengah. Hadir dan membuka acara tersebut Ketua UPK DAPM Se-Kabupaten Lombok Tengah Fathurrahman yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut.

Dalam Sambutannya Fathurrahman menyampaikan bahwa Program BPJS Ketenagakerjaan secara tidak langsung membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap UPK DAPM.

“Nasabah UPK DAPM yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan manfaat bila terkena resiko meninggal dunia atau kecelakaan kerja sehingga akan mengurangi beban mereka,” katanya

Selama tahun 2021 ini sudah ada 4 orang nasabah UPK DAPM yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui agen Perisai yang meninggal dunia, sementara untuk kecelakaan kerja ada 2 kasus, yaitu yang pemilik toko di Desa Karang Sidemen yang tersengat listrik kulkas di tokonya dan petani di Desa Pejanggik yang dipatuk ular hijau.

Fathurrahman berjanji akan mengikut sertakan pegawai UPK DAPM ke dalam Program Jaminan Pensiun di BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lombok Tengah, Chandra Chahyono menerangkan bahwa pekerjaan agen perisai ini merupakan pekerjaan yang mulia, karena mereka sedang menjalankan amanat Undang-Undang untuk mencegah masyarakat khususnya pekerja dari jurang kemiskinan berlanjut ketika terjadi resiko sosial berupa meninggal dunia, kecelakaan kerja, berhenti bekerja, hari tua dan pesiun

Resiko-resiko sosial tersebut berpotensi mengurangi bahkan menghilangkan pendapatan suatu keluarga, akibatnya bisa saja keuarga tersebut tidak dapat meneruskan kehidupannya dan jatuh kepada kemiskinan karena yang biasanya ada pendapatan yang menjadi andalan tiba-tiba hilang karena si tulang punggung keluarga meninggal, misalnya sementara keluarga yang di tinggal tidak memiliki pendapatan lain untuk penghidupannya sementara anak-anaknya masih bersekolah dan berpotensi putus sekolah.

“Akhirnya keluarga tersebut jatuh ke jurang kemiskinan selanjutnya, disinilah pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk mencegah berulangnya kemiskinan dari keluarga yang tertimpa resiko sosial tad,” tuturnya

Sampai dengan bulan Juni 2021 BPJS Ketenagakerjaan Lombok Tengah sudah membayarkan klaim sebesar 15,1 Milyar rupiah sementara untuk meninggal dunia ada 14 kasus dengan nilai klaim 588 juta rupiah. Selain itu untuk manfaat beasiswa, BPJS Ketenagakerjaan Lombok Tengah telah menyalurkan kepada 15 orang anak dari 10 peserta yang meninggal dunia masing-masing Rp 1,5 juta sampai dengan 12 juta pertahun sesuai jenjang pendidikannya.

“Untuk beasiswa ini memang berbeda-beda setiap jenjang pendidikannya, ketika si anak ini naik jenjang pendidikannya beasiswanya juga akan naik, saat ini untuk SD menerima Rp 1,5 juta pertahun, nanti kalau masuk SMP maka beasiswanya naik menjadi 2 juta pertahun, ketika masuk SMA nanti beasiswanya menjadi 3jt pertahun dan ketika nanti mereka meneruskan ke perguruan tinggi, beasiswanya menjadi 12 juta perbulan, tentunya beasiswa ini memberikan kepastian pendidikan bagi anak peserta yang meninggal dunia.” terang Chandra

“Kami mengharapkan dengan dilakukan monev dan pemberian penghargaan ini dapat memotivasi agen perisai yang bersangkutan dan yang lainnya untuk semakin giat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehigga Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat pekerja di Lombok Tengah ini,” kata Chandra menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here