Bappenas RI Siap Dukung Pengembang STIPark dan Pembangunan Smelter

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menilai langkah Provinsi NTB mengembangkan industri sangat tepat. Menurutnya, geliat industrialisasi di NTB akan berpengaruh secara nasional, jika kompetensinya dijaga dan dikembangkan
Foto : Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa saat meninjau STIPark Banyumulek, Minggu 2 Mei 2021 (MetroNTB/Ist)

Bali, MetroNTB.com – Pemerintah Pusat melalui Bappenas RI mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi NTB untuk melahirkan serta membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk  bisa menjadi pengusaha. Melalui program inkubasi dari Science, Tehnology, dan Industrial Park (STIPark) NTB, Bappenas yakin akan terbentuk dan menginspirasi para pemuda untuk pengusaha-pengusaha baru di NTB.

“STIPark akan didukung berupa pembangunan infrastruktur melalui mekanisme KPBU, Pemprov NTB akan menjadi penanggungjawab diawali dengan studi untuk memastikan mekanisme tersebut,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Bappenas RI Rudy Soeprihadi Prawiradinata dalam rapat pembahasan isu-isu strategis pembangunan di Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta langkah-langkah terpadu pengembangan kerjasama antar wilayah Bali – NTB – NTT, Sabtu (19/6) bertempat di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali.

Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha yang selanjutnya disebut KPBU, sendiri adalah kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha dalam menyediakan infrastruktur untuk kepentingan umum dengan mengacu kepada spesifikasi yang telah ditetapkan sebelumnya oleh menteri / kepala lembaga / kepala daerah / badan usaha milik negara.

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Bappenas RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan progressnya terkait pembangunan smelter di NTB.

“Bersama PT Amman Mineral rencana Cod di Tahun 2023. Terkait  kawasan industri yang lebih luas, belum ada kata sepakat. Jika bisa, kami minta bantuan dari Gubernur untuk berkomunikasi. Namun untuk smelternya saja, Ditargetnya 2023 terus berprogres,” terangnya

Sebelumnya, Gubernur NTB Zulkieflimansyah juga sukses meyakinkan Menteri Bappenas bahwa STIPark bukan hanya untuk bisnis inkubasi. STIPARK juga merupakan sarana akselerasi anak-anak muda menjadi pengusaha dan mendalami industrialisasi.

“Tentang industrialisasi ini tidak identik dengan pabrik besar, namun pendalaman struktur sehingga hasil pertanian tidak dalam mentah lagi namun sudah menjadi pertambahan nilai,” tuturnya

“Jadi industri kreatif tidak harus di Pulau Jawa, tapi bisa di NTB. Buah manisnya akan kita cicipi,” kata Gubernur menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here