Umat Buddha NTB dan Anggota TNI Koramil 1606-09/Ampenan Bersih-Bersih Pantai Kereok, Ampenan

Ketua Permabudhi, Herryono bersama Umat Buddha, Danramil 1606-09Ampenan Kapten Turmuzi dan Kepala Lingkungan Karang Buyuk Ampenan berfoto bersama sebelum membersihkan Pantai Kereok , Ampenan, Mataram
Foto Ketua Permabudhi, Herryono bersama Umat Buddha, Danramil 1606-09Ampenan Kapten Turmuzi dan Kepala Lingkungan Karang Buyuk Ampenan berfoto bersama sebelum membersihkan Pantai Kereok , Ampenan, Mataram (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com Sekitar enam puluh umat Buddha Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama anggota TNI dari Koramil 1606-09/Ampenan melakukan aksi peduli membersihkan sampah di bibir sungai dan pantai kereok, lingkungan karang buyuk, Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Sabtu, 08 Mei 2021.

Aksi peduli lingkungan membersihkan Pantai Kereok dan pembagian takjil tersebut diikuti oleh umat Buddha dari Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara. Selain itu Danramil 1606-09/Ampenan dan Kepala Lingkungan Karang Buyut serta pemilik The Griya Lombok  juga turut hadir.

Foto : Ketua Permabudhi NTB Herryono Soegiarto bersama umat Buddha ikut melakukan pembersihan sampah di sekitar Pantai Kereok Ampenan, Mataram
Foto : Ketua Permabudhi NTB Herryono Soegiarto bersama umat Buddha ikut melakukan pembersihan sampah di sekitar Pantai Kereok Ampenan, Mataram

Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) NTB, Herryono Soegiarto mengatakan bahwa aksi peduli lingkungan membersihkan Pantai Kereok Ampenan dan pembagian takjil kepada warga sekitar pantai sebagai bentuk kepedulian umat Buddha terhadap lingkungan dan sesama umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kegiatan ini juga adalah salah satu rangkaian kegiatan sosial Permabudhi NTB menyambut Waisak 2565/2021,” ungkapnya

“Aksi peduli lingkungan yang dilakukan hari ini merupakan bentuk kepedulian umat Buddha terhadap lingkungan dan sesama,” kata Herryono

Permabudhi NTB, lanjutnya melalui aksi peduli lingkungan  untuk mengajak umat Buddha dan menumbuhkan kepekaan dan rasa cinta kepada bumi dan lingkungan. Serta pembagian takjil kepada sesama umat Islam mengandung makna memupuk semangat toleransi antar umat beragama dan menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kami mengajak umat Buddha untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Mari kita menjaga bumi ini yang dianugerahkan oleh sang pencipta,” ajak Herryono

Sebelumnya, hari Kamis, 06 Mei 2021, Permabudhi NTB juga melakukan aksi sosial membagikan takjil kepada umat muslim di jalan Selaparang, Cakranegara dan hari Jumat, 07 Mei 2021. Permabudhi NTB juga memberikan santunan untuk anak-anak yatim di Pondok Pesantren Yayasan Nurul Madinah, Kuripan, Kab. Lombok Barat yang dipimpin oleh TGH Muhammad Subki Sasaki, sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan rasa toleransi antar umat beragama.

Foto : Ketua Permabudhi, Herryono Soegiarto bersama Umat Buddha membagikan 200 Paket Takjil ke Umat Islam Warga Karang Buyuk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram (MetroNTB/Dok)

“Kami juga melakukan berbagai kegiatan aksi sosial menyambut Waisak 2565/2021. Setelah kegiatan aksi peduli lingkungan dan pembagian takjil hari ini, rencananya hari hari Minggu, tanggal 9 Mei 2021, Permabudhi NTB akan membagikan santunan dan paket makanan berbuka puasa kepada anak yatim dan kaum duafa di Dusun Gelangsar Timur, Desa Mambalan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat”, ujar Herryono

“Pada hari Minggu, tanggal 16 Mei 2021, jam 07.30 Wita, kami juga akan melakukan karya bhakti membersihkan taman makam pahlawan di Majeluk, Cakranegara. Sedangkan

Kegiatan Donor Darah akan kami lakukan hari Minggu, 23 Mei 2021, jam 10.00 Wita di Vihara Sanata Dharma Maitreya, Cakranegara, Kota Mataram,”  kata Herryono menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here