Dampak Pandemi COVID-19, Pengangguran di Loteng Meningkat

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS ) Kabupaten Lombok Tengah Anas mengungkapkan angka pengangguran terbuka di Loteng meningkat dibandingkan angka penganguran pada tahun 2019
Foto : Kepala Badan Pusat Statistik (BPS ) Kabupaten Lombok Tengah Anas mengungkapkan angka pengangguran terbuka di Loteng meningkat dibandingkan angka penganguran pada tahun 2019 (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Dampak pandemi Covid-19, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Lombok Tengah meningkat drastis.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS ) Kabupaten Lombok Tengah Anas mengungkapkan angka pengangguran terbuka di Loteng meningkat dibandingkan angka penganguran pada tahun 2019.

“Data pengangguran di Loteng pada tahun 2020 mencapai 3,74 % sedangkan tahun 2019 mencapai 2,44 %. Pengangguran meningkat di sebabkan karena pandemi covid-19,” ungkapnya


BPS mencatat, angka pengangguran di Loteng menempati urutan ke empat (4) terendah dari sepuluh (10) kabupaten/kota yang ada provinsi NTB.

“Angka pengangguran di Loteng menempati posisi ke empat terendah dari 10 kabupaten/kota yang ada di NTB,”

Sedangkan untuk data pengangguran tahun 2021 belum bisa dirilis karena BPS belum melakukan pendataan atau survey

“Survey akan dilakukan bersamaan dengan sensus penduduk pada bulan Agustus 2021 mendatang. Sehingga saat ini BPS belum bisa memastikan angka pengangguran di Loteng akan meningkat atau menurun,”

Ia menambahkan, untuk hasil survey angka pengangguran di Loteng akan di rilis besok pada bulan Desember

“Survey akan dilakukan besok pada bulan Agustus dan setelah satu bulan data akan divalidasi dan akan dilakukan pengecekan kembali sebelum hasil survey dirilis,” kata Anas menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here