Pelayanan Dikeluhkan, GMNU Minta Pemda Loteng Rombak Struktur PDAM

Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Tengah mendapat kritikan dari masyarakat Pasalnya, kurang lebih satu tahun pada tahun 2020 lalu masyarakat yang menjadi pelanggan PDAM di desa Bagu Menemeng tidak pernah mendapat air PDAM
Foto : Pengurus GMNU Loteng Hery Nurdiansyah (MetroNTB/Man)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Tengah mendapat kritikan dari masyarakat

Pasalnya, kurang lebih satu tahun pada tahun 2020 lalu masyarakat yang menjadi pelanggan PDAM di desa Bagu Menemeng tidak pernah mendapat air PDAM.

Pengurus GMNU Loteng Hery Nurdiansyah mengatakan, ditengah tangisan pelanggan PDAM yang mengeluhkan air bersih yang disediakan oleh PDAM milik Pemda Loteng tapi PDAM malah berbicara soal CSR.

“Padahal disatu sisi PDAM Loteng sedang dalam intaian Inspektorat karena beberapa temuan sejak bulan lalu,” ujar Hery, Sabtu 24 April 2021

Ia menjelaskan pada tahun 2020 lalu masyarakat tidak pernah mendapatkan air, akan tetapi pelanggan tetap disuruh untuk membayar sekitar Rp. 700.000 per pelanggan. Kalaupun ada air tapi itupun tidak lancar

“Ini sungguh aneh meski yang keluar dari pipa hanya angin tapi pelanggan dipaksakan harus tetap bayar. Jika masyarakat tidak mau bayar, maka terancam pipanya dicabut atau disegel,” tuturnya

Selain itu, Hery mengungkapkan ditengah banyaknya keluhan masyarakat dan permasalahan di PDAM tapi PDAM malah mewacanakan akan ada bagi-bagi CSR

“Tentu ini membuat kita jadi bingung. Kebutuhan masyarakat tidak pernah diurus tapi merencanakan bagi-bagi CSR. Seharusnya PDAM fokus terhadap perbaikan infrastruktur dan mencari solusi sehingga ketika air limit masyarakat tetap mendapatkan suplai air bersih,” tegasnya

Pihaknya meminta kepada Inspektorat untuk jangan main mata dengan PDAM atas temuan yang sudah hampir rampung ini harus tetap dikejar.

“PDAM harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut,” imbuhnya

Hery juga meminta kepada Pemda Loteng untuk segera merombak struktur PDAM karena menjadi sumber masalah saja.

“Pemda Loteng harus segera merombak struktur PDAM yang kami anggap tidak bisa bekerja dan menjadi sumber masalah,” pintanya (Zan/Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here