JATI NTB Persoalkan Proyek Eceng Gondok Tanpa Plang Anggaran

Puluhan massa aksi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Advokasi Dan Tindak Pidana Korupsi (JATI) NTB melakukan aksi demonstrasi di Bendungan Batujai dan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Lombok Tengah, Kamis 29 April 2021
Foto : Puluhan massa aksi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Advokasi Dan Tindak Pidana Korupsi (JATI) NTB melakukan aksi demonstrasi di Bendungan Batujai dan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Lombok Tengah, Kamis 29 April 2021 (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Puluhan massa aksi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Advokasi Dan Tindak Pidana Korupsi (JATI) NTB melakukan aksi demonstrasi di Bendungan Batujai dan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Lombok Tengah, Kamis 29 April 2021

Demonstrasi dilakukan untuk menuntut transparansi anggaran proyek pembersihan Eceng Gondok yang ada di Bendungan Batujai Loteng.

Kordinator Lapangan Aksi Kusnadi menduga bahwa proyek ini penuh dengan permainan oknum secara terstruktur dan masif.


“Bisa dibuktikan dari tahun ketahun proyek ini selalu dikerjakan tanpa ada ujung. Bahkan anggaran untuk proyek ini juga tidak transparan,” sesalnya

Kusnadi menilai proyek ini tidak ada dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami menduga proyek ini tidak akan selesai-selesai, ini karena hanya menggunakan dua buah dum truck saja. Kami ingin pihak BWS untuk memberdayakan masyarakat dengan cara menggunakan dum truck masyarakat sekitar,” pintanya

Pihaknya mengaku telah melakukan advokasi seminggu yang lalu kepada pegawai dan lakukan hearing ke BWS tteapi pihak BWS enggan membuka data terkait proyek Eceng Gondok ini.

“Proyek ini sangat tertutup tanpa ada transparansi sama sekali. Papan anggaran saja tidak ada,” cetusnya

Kordinator umum aksi Saddam Husen menuntut pihak BWS untuk membuka data terkait dengan proyek Eceng gondok yang ada di Bendungan Batujai. Seharusnya itu dipampang dan dipublikasikan berapa bulan kontrak kerja pengerjaan proyek ini

“Kami menduga bahwa anggaran proyek ini sangat besar sekitar Rp. 76 miliar,” ungkapnya

Ia mengaku pernah hearing ke BWS Loteng akan tetapi pihaknya mendapat jawaban bahwa pihak BWS tidak akan menempelkan plang anggaran proyek ini

“Kami pernah hearing ke BWS Loteng tapi dijawab kami tidak akan menempelkan plang anggaran. Itu artinya pihak BWS sudah semena-mena dan tidak ada transparansi,”

Sementara itu, Humas BWS Abdul Hanan mengatakan sudah melakukan transparansi terkait proyek Eceng Gondok yang dipersoalkan oleh JATI NTB.

“Tapi ada informasi yang kami tidak bisa kami berikan kecuali dengan prosedur dan aturan,” cetusnya

Pelaksana teknik BWS H Sahnal juga membeberkan sejak tahun 2016 BWS sudah melibatkan masyarakat dalam proyek Eceng Gondok ini

“Kami bekerja sudah sesuai dengan aturan dan kami selalu memberdayakan masyarakat,” tegasnya

Pihaknya juga membenarkan bahwa anggaran untuk Proyek Eceng Gondok ini berkisar Rp. 76 Milyar untuk alat berat dan galian sidementasi di dua Bendungan yaitu Batujai dan Bendungan Mamak di Sumbawa

“Kami belum mempunyai kontrak pengerjaan proyek ini dan kemungkinan kami akan gunakan kontrak 1,5 tahun,” terangnya

Ia juga menjelaskan bahwa plang anggaran belum bisa dipasang karena proyek ini belum berkontrak

“Kami belum pasang plang anggaran karena kami belum punya kontrak,” katanya menambahkan (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here