M16 Kembali Gelar Diskusi “Pendapat Publik Untuk Sekda NTB Idola”

Foto : Suasana Diskusi Kamisan Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 bekerjasama dengan Lombok Global Institute (Logis) membahas calon Sekda NTB. Kali ini, diskusi kedua tersebut bertajuk "Pendapat Publik untuk Sekda NTB Idola". Diskusi yang digelar di De-Lima Cafe Kota Mataram pada Kamis malam, 31 Oktober 2019 (MetroNTB/Dok)

Mataram, MetroNTB.com – Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 kembali menggelar diskusi kamisan membahas calon Sekda NTB. Kali ini, diskusi kedua tersebut bertajuk “Pendapat Publik untuk Sekda NTB Idola.”

Diskusi yang digelar di De-Lima Cafe Kota Mataram pada Kamis malam, 31 Oktober 2018 bekerjasama dengan Lombok Global Institute (Logis).

Sebelumnya, hasil seleksi calon Sekda telah berhasil menjaring tiga nama yang telah diserahkan pada Gubernur NTB. Namun, Gubernur enggan membuka tiga nama tersebut.

Lima nama calon Sekda yang sebelumnya ikut berkompetisi masing-masing adalah Asisten Setda NTB, Dra Hj Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si, Kepala Distanbun NTB, Ir H Husnul Fauzi, M. Si, Kepala Bappenda NTB, Dr Ir H Iswandi, M. Si, Kepala DPMPTSP NTB, Drs HL Gita Ariadi, M.Si dan Asisten II Setda NTB, Ir H Ridwan Syah, MM, M.TP.

Pembicara utama yang dihadirkan adalah mantan Sekda NTB, HM Nur.

Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, dalam sambutan mengatakan sengaja menghadirkan HM Nur sebagai pembicara utama agar memberi pemahaman utuh soal Sekda ideal.

“Pembicara utama adalah mantan Sekda NTB supaya kita memiliki pemahaman utuh bagaimana Sekda ideal,” katanya.

Didu sapaan akrabnya mengatakan, kelima calon Sekda memiliki peluang yang sama untuk menjadi Sekda, jika dilihat dari rekam jejak masing-masing.

“Ada isu calon Sekda prioritas saya rasa belum dan bisa jadi enggak. Bisa jadi limanya berpeluang sama. M16 tetap merasa calon Sekda ideal dua laki-laki dan satu perempuan,” ujarnya (red)