Fraksi PPP Usulkan Raperda Guru Ngaji dan Marbot Masjid

Ketua Fraksi PPP, Muhammad Akri saat menyampaikan pemandangan umum fraksinya pada Paripurna DPRD NTB tentang tanggapan terhadap empat 4 buah Raperda prakarsa DPRD NTB, Selasa 19 November 2019.
Foto : Ketua Fraksi PPP, Muhammad Akri saat menyampaikan pemandangan umum fraksinya pada Paripurna DPRD NTB tentang tanggapan terhadap empat 4 buah Raperda prakarsa DPRD NTB, Selasa 19 November 2019 (MetroNTB/Jack)

Mataram, MetroNTB.com – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusulkan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang kesejahteraan guru ngaji dan marbot masjid pada Raperda tahun 2020.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PPP, Muhammad Akri saat menyampaikan pemandangan umum fraksinya pada Paripurna DPRD NTB tentang tanggapan terhadap empat 4 buah Raperda prakarsa DPRD NTB, Selasa 19 November 2019.

“Sidang dewan yang kami hormati, sebelum mengakhiri pemandangan umum ini, izinkan kami dari Fraksi PPP mengusulkan agar Kesejahteraan Marbot Masjid dan guru ngaji diusulkan menjadi rancangan Perda pada tahun 2020,” ujarnya

Dikatannya, meskipun pidato presiden Joko Widodo pada forum kepala daerah beberapa hari yang lalu, meminta daerah-daerah untuk tidak terlalu banyak membuat perda.

“Namun bagi kami perda ini tidak kalah pentingnya dengan perda-perda yang lain,” kata Akri

Aksi menjelaskan Raperda tentang Marbot Masjid dan Guru Ngaji ini sangat penting. Karena ini menyangkut kesejahteraan mereka. Mau tidak mau, tanpa jasa dari mereka tentu kualitas SDM NTB juga tidak akan bisa terus membaik.

“Guru ngaji lah yang selama ini menjadikan anak-anak kita lebih baik, maka harus kita perjuangkan kesejahteraan mereka. Selama ini kan hanya imbalan akhirat saja yang mereka daparkan, sementara dunianya tidak diperhatikan oleh pemerintah,” ungkapnya

Kedepan, Sekretaris PPP NTB ini, akan mengundang beberapa pakar dan masyarakat untuk mengkaji, ini harus diperjuangkan.

“Semoga saja pada tahun 2020 ini bisa masuk menjadi rancangan Prolegda 2020. Kami akan mengawal hingga bisa gol, kami meminta masyarakat dan fraksi yang lain untuk bersama-sama memperjuangkan Raperda tersebut,” pungkasnya (red)