Dana Reses DPRD Sumbawa 2018 Diduga Bermasalah, Ini Kata Kajari

Foto : Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Iwan Setiawan (MetroNTB/Ist)

Sumbawa, MetroNTB.com – Dana reses DPRD Sumbawa tahun 2018 lalu diduga bermasalah, Kejaksaan Negeri Sumbawa segera akan melakukan ekspose.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Iwan Setiawan menegaskan jika lamabatnya ekspose kasus dugaan dana reses DPRD Sumbawa 2018 dikarenakan banyaknya saksi yang diminta keterangan.

“Bayangkan saja ada seratus lebih keterangan saksi pada kasus reses ini. Hal tersebut yang membuat lama untuk kita lakukan ekspose,” ujarnya, Jum’at 1 November 2019.

Dirinya berjanji akan profesional dalam penanganan kasus dana reses tersebut. Ia juga memastikan semua informasi yang berkembang selama ini tidaklah benar adanya.

“Jadi jika ada informasi ini itu. Semuanya tidak benar, saya bantah. Dalam kasus reses ini kami para penyidik di Kejaksaan Negeri Sumbawa sangat profesional dan sangat hati-hati karena ini banyak keterangan saksi yang harus diteliti,” kata Iwan

Dikatakannya, hasil ekspose nanti akan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi NTB. Jadi biar Kejati yang melakukannya.

“Ini banyak keterangan saksi yang kita pelajari. Ya paling minggu kedua lah kita serahkan ke Kejati. Biar disanalah tempatnya. Dan juga sebenarnya bisa juga disini,” cetusnya

Ia berharap kepada semua pihak kepada semua pihak (LSM dan masyarakat) untuk bersabar dan menunggu kerja cermat para penyidik Kejaksaan Negeri Sumbawa. Karena hal ini membutuhkan waktu dan banyaknya keterangan saksi yang diteliti.

“Tapi yang jelas produk hukum ada. Dan kita lihatlah nanti apa isi dari produk hukum itu,” tandasnya (red)