TGH Patompo Adnan Blusukan Serap Aspirasi Masyarakat

Foto : Kunjungan kerja dalam daerah DPRD NTB Dapil delapan (8) TGH. Patompo Adnan (baju putih) saat blusukan menyerap aspirasi warga masyarakat disejumlah Desa di Kabupaten Lombok Tengah Minggu pagi 13 Oktober 2019 (MetroNTB/Ndar)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Kunjungan kerja dalam daerah DPRD NTB Dapil delapan (8) TGH. Patompo Adnan, disambut hangat warga masyarakat disejumlah Desa di Kabupaten Lombok Tengah Minggu pagi 13 Oktober 2019.

Masyarakat setempat seakan lega, dengan terbayarnya janji kampanye dari wakil rakyat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tersebut. Tak menunggu lama, usai menghaturkan salam pembuka yang di iringi shalawat badar, masyarakat yang telah menunggu wakil rakyatnya itu langsung menyampaikan keluh kesahnya.

Adapun hal-hal yang disampaikan masyarakat yakni seputar permasalahan yang terjadi saat ini, kondisi daerah hingga dengan permasalahan kesenjangan sosial dan ekonomi.

Seperti warga masyarakat di Desa Pelambik, yang kritis dengan permasalahan suplay air bersih ditempatnya. Air bersih sangat dibutuhkan oleh warga ditengah kemarau panjang saat ini dan musibah kekeringan yang terjadi dibeberapa tempat.

Salah seorang tokoh agama juga tokoh masyarakat setempat, TGH. Mutawali, mengharapkan agar PDAM merespon dan mengirimkan air bersih ketempatnya hingga sumur-sumur dan aliran air ditempatnya mengalir kembali.

”Masyarakat pelambik juga mengalami kekeringan, suplai air bersih sangat dibutuhkan. Sementara itu sumber air juga mengalami pengurangan, karena sumber air bersih menipis dan jauh dari jangkauan,” ucapnya

Menyikapi permasalahan ini, TGH. Patompo Adnan menyampaikan akan menindaklanjuti harapan warga masyarakat dengan bersurat ke PDAM Kabupaten Lombok Tengah.

Ia mengatakan jika pihaknya selama ini memang telah mendistribusikan air bersih ke banyak titik lokasi yang membutuhkan.

Namun, menurutnya upaya yang dilakukannya memang masih terbilang belum cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga desa.

Karenanya peran PDAM pun sangat dibutuhkan, agar masyarakat desa tidak meratapi dampak dari kekeringan yang terjadi di NTB.

“Mendroping air bersih, sudah saya lakukan dibeberapa tempat, tangki air bersih menyasar Desa Pelambik dan Desa Mapasan. Selanjutnya saya akan minta PDAM Lombok Tengah untuk melakukan droping air ke tempat yang mengalami kendala air bersih,” ujarnya.

Perjalanan kunjungan kerja politisi senor PKS ini berlanjut. Masih dalam momentum yang sama, warga di Desa Arjangke Kecamatan Pringgarata juga mengkritisi hal yang serupa, yakni masalah dampak kekeringan yang meluas.

Parahnya, dampak kekeringan tersebut mempengaruhi hasil pertanian hingga membias pada pengaruh menurunnya penghasilan warga setempat.

Problematika keamanan negara, juga tak luput dari pembahasan dalam diskusi dan temu dewan dengan masyarakat tersebut. Contohnya, peristiwa penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto beberapa waktu lalu. Hal lain yakni terkait hukum penggunaan tanah wakaf masjid untuk jalan umum.

“Ternyata banyak kasus serupa, hal ini tentunya harus menjadi tugas Kemenag untuk menangani masalah keagamaan seperti ini,” ungkapnya

Sementara di Dusun Open Desa Mangkung, TGH. Patompo juga mengisi pengajian ibu – ibu sekaligus menyerap aspirasi.

Demikian juga pada Desa Ungga, dimana kehadiran Dewan yang sebelumnya tidak dipersiapkan, membuat warga terkejut. Didesa ini bahkan kaum muda sangat antusias dengan kedatangan anggota Dewan.

“Kehadiran dewan sangat diharapkan, karena menepati janjinya saat kampanye akan kembali, mereka berharap dewan mampu memperjuangkan aspirasi mereka yaitu pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Warga masyarakat yang dikunjungi TGH. Patompo, mengharapkan kehadirannya kembali pada momentum Maulid (peringatan kelahiran Nabi Muhammad) untuk berceramah (red)