Kepala BKKBN : Program KB Jangan Hanya Diterjemahkan Batasi Anak

Foto : Foto : Kepala BKKBN RI, Dr. Hasto Wardoyo saat membuka kegiatan review program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga provinsi NTB Tahun 2019 di Hotel Grand Legi, Kamis 3 Oktober 2019 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Kepala BKKBN RI, Dr. Hasto Wardoyo berharap program Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi jangan hanya diterjemahkan hanya membatasi anak.

“Program KB jangan hanya diterjemahkan khusus membatasi anak. Tapi lebih kepada menyiapkan generasi berkualitas dan generasi unggul,” ujarnya saat membuka kegiatan review program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga provinsi NTB Tahun 2019 di Hotel Grand Legi, Kamis 3 Oktober 2019.

Dijelaskannya, kesehatan reproduksi ini sebetulnya anak SMP harus sudah tahu, karena banyak hal penting yang tidak diketahui anak remaja.

“Sebagai contoh sirkumsisi (sunat), ternyata setelah dijelaskan, sirkumsisi itu mencegah isteri dari kanker mulut rahim, kesehatan reproduksi itu penting untuk disampaikan,” kata Hasto

Ia menambahkan anak-anak harus tahu pentingnya kesehatan reproduksi. Tidak hanya soal seks semata.

“Kesehatan reproduksi tidak semata-mata tentang seks melainkan banyak hal,” kata Hasto menambahkan (red)