HUT Ke 74, Politisi PPP : Kemiskinan dan Kesehatan Masih Jadi Persoalan

Foto : Ketua Fraksi PPP DPRD NTB Mohamad Akri (MetroNTB/Man)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Kabupaten Lombok Tengah kini sudah berusia 74 tahun, namun persoalan kemiskinan dan kesehatan masih menjadi beban perih masyarakat di Lombok Tengah.

“Lombok Tengah terlihat maju karena dibungkus oleh program pemerintah pusat yang terus menggelontorkan anggaran ke Kabupaten Lombok Tengah,” ujar Ketua Fraksi PPP DPRD NTB Mohamad Akri kepada media ini di Mataram, Minggu 13 Oktober 2019.

Menurut Sekretaris Wilayah PPP NTB Ini, tentu usia yang ke 74 sudah tidak lagi Lombok Tengah berkembang, melainkan sudah sepantasnya menjadi daerah maju di NTB daripada daerah lainnya.

“Selama ini kita lihat masih stagnan, belum begitu nampak pembangunan di Lombok Tengah dari segi pengentasan kemiskinan dan kesehatannya. Beberapa waktu lalu Rumah Sakit di Lombok Tengah juga tingkat akreditasinya selalu menurun. Tentu ini menjadi PR bersama kita bersama,” ungkap Akri.

Lombok Tengah memang kata dia, tidak bisa dipungkiri kemajuannya dari segi pembangunan infrastruktur dan SDMnya selalu meningkat.

“Tapi kita tidak bisa bersantai-santai dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada, melainkan semua kita antara eksekutif dan legislatif harus terus kerja keras demi majunya Lombok Tengah kedepan,” cetusnya

Apalagi, lanjutnya dengan Lombok Tengah dijadikan tempat event dunia sekelas MotoGP, menjadi angin segar bagi masyarakat sekitar untuk bisa merubah diri, mulai dari ekonomi dan pembangunan di segala bidang.

“Moto GP ini menjadi angin segar bagi masyarakat Lombok Tengah, kita semua masyarakat sekitar harus ambil momentum itu. Karena dunia hari ini sudah tertuju pada Lombok Tengah.
Pemerintah pun harus sigap dan mampu melihat peluang ini demi terciptanya masyarakat Lombok Tengah yang maju dan beradab,” kata Akri menambahkan (red)