Diskominfotik NTB : Peran Media Dalam Sistem Mitigasi Bencana Sangat Vital

Foto : Plt Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi saat menyampaikan materi dalam kegiatan seminar Latihan Penanggulangan Bencana Alam yang digelar di Aula  Korem 162/Wirabakti, Senin 28 Oktober 2019 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Peran media dalam kebencanaan menjadi sangatlah vital. Maka ketersediaan informasi akurat yang bersumber jelas diharapkan dapat mengurangi potensi kegaduhan di masyarakat saat bencana terjadi.

Demikian bdisampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi saat menyampaikan materi dalam kegiatan seminar Latihan Penanggulangan Bencana Alam yang digelar di Aula  Korem 162/Wirabakti, Senin 28 Oktober 2019.

Kegiatan yang sekaligus memaksimalkan publikasi pemberitaan dalam kebencanaan ini diikuti ratusan prajurit TNI, termasuk anggota Babinsa se kota Mataram.

Diungkapkan, setidaknya ada tiga pedoman yang harus dipegang dalam pengelolaan informasi kebencanaan, yaitu pertama, pentingnya informasi geologi/geografis pada suatu daerah.

“Dalam hal ini sosialisasi atau informasi awal tentang keadaan daerah harus dikomunikasikan kepada masyarakat, misalnya saja memberikan peringatan bahwa suatu daerah tergolong rawan bencana,” kata Ariyadi

Kedua, lanjutnya harus ada lembaga atau instansi yang berwewenang dalam mengeluarkan informasi akurat dan terpercaya,tujuannya agar sewaktu waktu terjadi bencana, masyarakat tidak mengkonsumsi berita yang asal usulnya tidak jelas (hoax).

Serta yang terakhir ungkap Kadis, yakni tersedianya sistem informasi yang berguna mewadahi segala aksi beragam bencana.

“Media harus wajib memberikan serta menyajikan informasi dari sumber yang benar baik sebelum, saat terjadi maupun pasca bencana,” ungkap mantan Irbansus di Inspektorat NTB itu.

Ariyadi menjelaskan saat ini pemda NTB dalam hal kebencanaan telah  menjadi prioritas utama serta menjadi salah satu misi pembangunan di era kepemimpinan bang Zul dan Ummi Rohmi.

“Pemprov NTB, sudah memiliki program Desa tangguh bencana, sekolah siaga bencana serta aplikasi sistem informasi bencana yakni Si AGA. Semua itu upaya untuk mewujudkan NTB tangguh dan mantap,” terangnya

Tak lupa ia juga mengucapkan apresiasi terhadap TNI yang telah bahu membahu bersama Pemerintah Provinsi NTB serta kabupaten/kota selama bencana gempa bumi yang melanda NTBdi tahun 2018 lalu, hingga proses rehab rekon yang dinilai berjalan dengan baik.

Ia mengharapkan sinergitas itu tetap terbangun dan terjaga dan semakin baik lagi.

“Kami harapkan kawan kawan dari unsur TNI tetap bersinergi. Komunikasi yang sudah terjalin tetap terjaga untuk membangun daerah kita bersama,” tandasnya (red)