Inisiasi Bazar Layanan Publik, Cara Lakpesdam NU Hadirkan Pelayanan Merakyat

Foto : Suasana bazar layanan publik yang inisiasi oleh Lakpesdam NU Mataram di halaman Ponpes Darul Falah Pagutan Mataram, Minggu 8 September 2019 (MetroNTB/Dok)

Mataram, MetroNTB.com – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM NU) Mataram menggelar bazar layanan publik di Pondok Pesantren Darul Falah  Pagutan Mataram, Minggu 8 September 2019.

Kegiatan yang diawali dengan jalan sehat dihadiri ribuan warga dari Kota Mataram dan luar Kota Mataram seperti Lombok Barat dan Lombok Tengah.

Lakpesdam NU Mataram menginisiasi kegiatan bazar layanan publik ini, berangkat dari hasil advokasi yang dilakukan selama kurang lebih tiga tahun terakhir.

“Kegiatan bazar layanan publik yang Lakpesdam NU lakukan sebagai refleksi atas advokasi kebutuhan identitas legal bagi masyarakat khususnya kelompok rentan seperti minoritas agama, disabilitas, anak berkebutuhan khusus dan lain-lain,” ujar Ketua Lakpesdam NU Mataram Muhammad Jayadi

Dikatannya, kegiatan yang ditujukan untuk mendorong perbaikan layanan publik, sehingga mudah diakses masyarakat dengan berbagai latarbelakang dibanjiri ribuan warga, terutama layanan pembuatan administrasi kependudukan.

Pegawai Disdukcapil bersama panitia kewalahan menerima warga yang datang membuat dan mengurusi keluarga mereka identitas kependudukan.

Sabri salah seorang panitia mengatakan pihaknya sempat kewalahan memberikan pelayanan kepada warga yang sangat antusias ingin mengurus identitas kependudukan.

“Kami kewalahan, antusiasme masyarakat sangat tinggi mengurus indentitas kependudukan legal mereka,” katanya

Pantauan media ini diarena bazar layanan, tidak kurang dari 500 warga terlayani oleh petugas Disdukcapil Kota Mataram selama bazar layanan berlangsung.

Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia denga Lakpesdam PCNU Mataram dan Program Peduli. Dimana Disdukcapil Kota Mataram merupakan salah satu OPD yang diundang oleh Kemenko PMK untuk sharing pengalaman mengenai layanan publik inklusif yang selama ini telah berhasil dikembangkan.

Pada saat talkshow juga dilakukan penyerahan secara simbolik administrasi kependudukan hasil pelayanan selama bazar layanan publik yang dihadiri Pejabat Sekda Provinsi NTB dan Asdep Bidang Pengembangan Masyarakat Kemenko PMK didaulat untuk menyerahan secara simbolik identitas warga, disaksikan oleh 300-an lebih tamu undangan.

Selain Disdukcapil hadir juga saat bazar layanan publik pelayanan perpanjangan SIM dan STNK dari Polda dan Samat NTB, Pengaduan layanan publik dari Diskomfotik NTB, pelayanan kesehatan dari Dinas Mesehatan, donor darah dari PMI NTB. Bazar layanan publik juga mengadakan jalan sehat dan pasar rakyat. (red)