Bendungan Meninting Butuh Anggaran 1,4 Triliun

Foto : Foto : Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah saat menekan tombol Sirine didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Danrem/162 Wira Bhakti, Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Sekretaris Daerah Lombok Barat dan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, H Azhar sebagai tanda Groundbreaking dimulainya pembangunan Bendungan Meninting, di Dusun Bukit Tinggi, Desa Penimbung, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Kamis 19 September 2019

Lombok Barat, MetroNTB.com – Pembangunan bendungan Meninting diperkirakan akan menghabiskan anggaran 1,4 Triliun dan membutuhkan waktu 4 tahun.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTB, H. Azhar saat menyampaikan laporan pada acara Groundbreaking Bendungan Meninting di Dusun Bukit Tinggi, Desa Penimbung, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Kamis 19 September 2019.

Ia menjelaskan, Bendungan Meninting merupakan salah satu infrastruktur yang disiapkan untuk menampung air pada musim hujan. Sehingga bisa dimanfaatkan nanti pada musim kemarau.

Bendungan yang berada cukup tinggi dari permukaan air laut. Dengan tinggi Spillway 74 Meter. Bagaimana ini juga memiliki genangan yang cukup dalam, sehingga bisa dapat mengalirkan air hingga ke Lombok Selatan.

Selain itu, Bendungan Meninting ini, juga akan dapat mengairi daerah irigasi Desa Penimbung seluas 454 hektar, daerah irigasi Ketapang Orong 40 hektar dan sistem irigasi Jangkuk 1.065 hektar.

“Selain fungsi irigasi, bendungan ini juga  akan menjadi sumber air baku SPAM regional, yang direncanakan kurang lebih 150 liter/detik dan tersedia energi listrik 2 x 0,4 Mega Watt,” tutur Azhar

Ia mengajak masyarakat untuk bergotong royong dengan pemerintah, agar bangunan yang monumental tersebut dapat terbangun sesuai target waktu yang diharapkan. (*)