Wagub Ingatkan Hasil Karya Teknologi Anak NTB Tak Sebatas Dipamerkan

Foto : Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Siti Rohmi Djalilah saat meninjau acara Teknologi Tepat Guna (TTG) di lapangan Tugu Selong Lombok Timur, Kamis 18 Juli 2019 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Wakil Gubernur NTB, Dr Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan agar karya teknologi anak-anak NTB tidak sebatas dipamerkan saja.

“Ini kita dorong terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendukung proses pembangunan,” ujarnya saat membuka acara Teknologi Tepat Guna (TTG) di lapangan Tugu Selong Lombok Timur, Kamis 18 Juli 2019.

Untuk itu, Ummi Rohmi meminta Dinas BPMPD mengidentifikasi dan komunikasikan dengan Dinas Perindustrian dan STIP untuk pengembangan dan pemanfaatannya dalam mendukung industrialisasi di NTB

“Menjadi sebuah keniscayaan, apabila produksi masal atau Industrialisasi hasil Teknologi Tepat Guna (TTG) ini diapresiasi serta dipromosikan secara masif. Namun perlu dilakukan secara bertahap,” katanya

Ummi Rohmi menegaskan bahwa industralisasi yang dijalankan adalah industri pengolahan yang bertumpu pada sektor pertanian, pariwisata dan industri kerakyatan lainnya.

Seperti pengolahan produk peternakan, perikanan dan kelautan, perkebunan, hasil hutan bukan kayu, kerajinan rakyat serta usaha kecil menengah lainnya, termasuk industry pengolahan sampah.

Menurutnya, untuk menciptakan daerah industri tidak cukup hanya menyiapkan lahan atau ruang (geospasial) saja, tetapi harus dibarengi dengan sumber daya manusia yang mempuni.

Disamping itu, lanjutnya dibutuhkan peran aktif semua pihak terkait untuk bersama sama mendukung dan bersinergi mewujudkan program industralisasi tersebut.

“Dalam hal ini kolaborasi dari pemerintah kabupaten/kota sangat diperlukan.
Harus saling menyelaraskan, saling melengkapi dan bersinergi dalam menyukseskan program industrialisasi ini,” cetus Ummi Rohmi

Terkait dengan dukungan sumber daya manusia, Ummi Rohmi menambahkan strategi jitu yang sedang diupayakanya yakni pendirian beberapa Lembaga Pendidikan Vokasi seperti Balai Latihan  Kerja berskala Internasional serta memperbanyak Sekolah Kejuruan.

“Dimana lulusannya diharapkan mampu berinovasi mendukung program industrialisasi dan seluruh program pembangunan lainnya,” katanya menambahkan (red)