Program Titian Foundation Diharapkan Bawa Manfaat Berkelanjutan

Foto : Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menerima audiensi Pendiri Titian Foundation, Lily Kosoem di Ruang Kerjanya, Senin 15 Juli 2019 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menerima audiensi dari Founder Titian Foundation, di Ruang Kerjanya, Senin 15 Juli 2019.

Ia berharap program yang dicanangkan dalam bidang apapun hendaknya memiliki manfaat dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan program kita tidak sebatas bantuan. Yang kita inginkan, masyarakat mau berkembang dan bermanfaat,” ujar Ummi Rohmi sapaan akrabnya

Dikatannya, mengubah mindset masyarakat itu memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Oleh karena itu, kami Pemerintah Provinsi juga memiliki cita-cita untuk mengubah pola pikir masyarakat di mulai dari lingkungan terkecil seperti desa dan dusun,” cetusnyya

“Bertemu dengan orang seperti ibu sangat langka, susah sekali mencari orang yang memiliki keinginan untuk mendorong perkembangan masyarakat dari segala aspek, terutama untuk masyarakat yang kurang mampu” sambungnya

Titian Foundation merupakan sebuah yayasan untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilan masyarakat. Selain itu, menyediakan dukungan jangka panjang yang berkesinambungan kepada masyarakat kurang mampu dan korban bencana alam atau konflik.

Sementara, Pendiri Titian Foundation, Lily Kosoem menjelaskan keinginannya untuk memberikan edukasi kepada penenun-penenun yang ada di pulau Lombok, agar mampu membuat karya atau motif yang berbeda dengan penenun lainnya.

“Mereka harus mampu menjual barang dengan harga tinggi, saya sangat menghargai karya dan bakat mereka. Jangan mau dibodoh-bodohkan sama pengepul, barang-barangnya sampai dijual murah,” tandasnya

Nanti hasil tenun dari ibu-ibu tersebut, lanjutnya akan dikomersilkan secara online, melalui online shop atau instagram. Sehingga dapat diekspor dan menembus pasar dunia.

Lily juga menjelaskan bahwa dirinya akan menyediakan jembatan kepada anak-anak kurang mampu untuk terus melanjutkan pendidikan dan mimpi mereka.

“Kami sudah punya 1000 anak didik dan alhamdulillah 200 sudah menjadi sarjana lulusan terbaik di Indonesia seperti  Universitas Indonesia dan Trisakti,” pungkasnya (red)