NTB Butuhkan Inovasi & Sinergi Untuk Kembangkan Wirausaha Pemuda

Foto : Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (MetroNTB/Dok)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur Dr H Zulkieflimansyah mengatakan mewujudkan semangat wirausaha dikalangan pemuda merupakan salah satu kunci mewujudkan NTB Gemilang.

“Kalau anak-anak muda kita hanya ingin menjadi PNS saja, maka NTB yang sejahtera dan mandiri, akan sulit diwujudkan. Pemuda kita gak bakalan maju,” ujarnya melalui keterangan pers Diskominfotik yang diterima MetroNTB.com, Sabtu 20 Juli 2019.

Menurutnya, dibutuhkan inovasi dan sinergi dari semua pihak untuk terus menumbuhkan dan membumikan jiwa entrepreneurship pemuda tersebut.
Pemda Provinsi NTB sesuai  RPJMD  tahun 2019-2023, telah mencanangkan program kewirausahaan bagi pemuda.

“Dalam 5 tahun kedepan telah menargetkan akan terbentuk 1000 entrepreneur muda di berbagai bidang usaha bisnis yang digelutinya,” kata Doktor Zul sapaan akrabnya

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana mimpi itu dijalankan agar bisa terwujud dan menjadi kenyataan?

Wakil Gubernur, Dr Hj Siti Rohmi Djalilah, pada Rapat Koordinasi teknis Kewirausahaan Pemuda bersama kepala Perangkat Daerah terkait di kantor Gubernur NTB di Mataram, Jumat 19 Juli 2019 menegaskan pentingnya sinergi dari semua pihak dan sektor untuk menciptakan ruang atau inovasi dan program yang dapat mendorong tumbuhnya jiwa wirausaha dan skill berbisnis di kalangan pemuda.

“Yang harus dilakukan adalah mengembangkan minat atau bakat dan motivasi pemuda untuk mau terjun ke dunia usaha/bisnis,” tuturnya

Kedua, lanjutnya mengembangkan pengetahuan dan keterampilan tata kelola usaha, produksi, pasar dan jejaring.

“Ketiga, adalah menyediakan ruang atau iklim yang kondusif disertai upaya mengembangkan kemampuan atau menfasilitasi pemuda untuk dapat mengakses permodalan sehingga dapat mengembangkan usaha bisnisnya secara profesional dan mandiri,” kata Ummi Rohmi sapaan akrabnya

Ia mengatakan bahwa pelibatan dunia usaha, lembaga pendidikan dan pelatihan, keuangan/perbankan, termasuk peran BUMN dan BUMD, sangatlah penting.

Menurutnya, pengembangan pendidikan kejuruan, pendidikan vokasi, program pengiriman pemuda untuk magang diberbagai perusahaan besar di dalam negeri maupun luar negeri. Juga penguatan Lembaga Pelatihan kerja serta pemberdayaan para entreprenur muda yang sukses sebagai mentor dan motivator, merupakan sejumlah kegiatan yang dapat di sinergikan.

“Banyak hal-hal yang  inovatif yang dapat kita lakukan dan sinergikan dari beragam potensi yang kita miliki sehingga semua terlibat sesuai porsi masing-masing,” ungkapnya

Ummi Rohmi berharap koordinasi antar dinas, terutama Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Koperasi UKM, Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan serta Dinas Tenaga Kerja, dapat berjalan optimal, sehingga program-program Kewirausahaan pemuda di NTB dapat mencapai hasil yang optimal.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB, Husnanidiaty Nurdin menyampaikan bahwa pengembangan wira usaha dikalangan pemuda merupakan salah satu program unggulan dan program strategis pemerintah Provinsi NTB yang berada dibawah koordinasi pihaknya.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah program pendidikan, pelatihan dan temu karya usaha dikalangan pemuda/pemudi NTB, sudah, sedang dan akan terus ditingkatkannya.

“Kami harapkan kerjasama, sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat dari dinas terkait serta seluruh stake holder dan dunia usaha untuk menyukseskan program wirausaha untuk pemuda NTB ini,” tandasnya (red)