Program PIJAR Dinilai Bagus, Ini Saran Gubernur NTB

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur NTB, H Zukieflimansyah menilai program PIJAR (Sapi, Jagung dan Rumput Laut) merupakan program yang bagus.

“Programnya sudah sangat bagus. Tetapi untuk melanjutkannya bukan sekedar jual Sapi, Jagung dan Rumput laut saja,” ujarnya, Jum’at 21 Juni 2019.

Namun, tutur Doktor Zul sapaan akrabnya, tahapan selanjutnya mulai mengarah kepada langkah mengolah  sapi, jagung dan rumput laut tersebut menjadi produk-produk olahan yang kompetitif.

“Sehingga teridentifikasi bahwa produk-produk tersebut setiap tahun berubah dan terukur peningkatan nilai tambahnya,” katanya

“NTB nggak akan maju kalau setiap tahun kita jual jagung, kopi, garam dan madu saja. Sekarang okelah kita punya jagung, kopi, garam dan madu. Tapi tahun depan sudah harus jagung, kopi, madu dan garam yang diolah,” imbuhnya

Tahun depan mestinya, NTB sudah harus memiliki produk-produk unggulan seperti mesin-mesin pengolah hasil perikanan, mesin pengolah hasil pertanian, mesin pengolah hasil hutan, perkebunan dan lainnya.

Doktor Zul mengajak seluruh jajaran berpikir inovatif dan agak detail. “Saya nggak mau dengar lagi, kita mau memproduksi semata jagung, kopi, madu dan garam,” cetusnya

Doktor Zul menyarankan untuk membuat  list 10 atau 15 produk- produk di sektor pertanian dan pertambangan, termasuk dengan akan hadinya smelter, akan banyak yang bisa dilakukan.

“Bahkan di SIKIM UTS sudah akan ada pengolahan rumput laut dan daging,” katanya menambahkan (red)