Pemuda NTB Dibekali Keterampilan Berwirausaha

Foto : Peserta Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda Tingkat Provinsi NTB di Mataram Square, Kamis 27 Juni 2019 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Penjabat Sekda NTB, H. Iswandi membuka Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda Tingkat Provinsi NTB di Mataram Square, Kamis 27 Juni 2019

Ia berharap kegiatan ini sebagai ikhtiar dari pemerintah NTB untuk mewujudkan target pembangunan lima tahun ke depan, yakni terbangunnya jiwa kewirausahaan diantara pemuda.

“Hanya pemuda yang berjiwa besar yang mampu merangkul kesuksesan di pundaknya. Setelah melewati fase bertahan, tentu kita dihadapkan dengan fase penuh dengan persaingan. Menikmati hidup sejahtera di masa muda merupakan harapan semua orang,” ujarnya

Menurutnya, perkembangan ke depan, semua yang dikerjakan harus memiliki mindset berfikir ke arah untuk menjadi pemenang.

“Apapun yang kita lakukan, dalam sektor apapun, harus berusaha menjadi yang terbaik. Pemenang itu memiliki semangat untuk terus mengasah kemampuannya,” kata Iswandi semangat dihadapan 50 pemuda peserta pelatihan kewirausahaan.

“Pelatihan seperti ini tidak lain untuk meningkatkan kemapuan kita. Dalam menjalani kehidupan berapa pun usia yang dimiliki. Jadi pemenang itu memiliki taraf hidup yang sejahtera dunia dan akhirat,” sambungnya

Sepuluh tahun terakhir, terang Iswandi Pemerintah Provinsi NTB berusaha mendorong yang merujuk pada proses transformasi di segala sektor pembangunan, tidak hanya bergantung pada satu sektor. Tetapi harus ada spesifikasi usaha yang dikembangkan.

Sehingga sekarang mulai ada sektor pariwisata, perdagangan dan lain. Kalau dulu wirausaha hanya dikenal dalam dunia usaha tapi sekarang wirausaha terus berkembang ke dalam ranah sosial.

“Seperti lembaga penghimpun donasi untuk bencana melaui gerakan-gerakan relawan kemanusiaan. Di bidang sosial juga harus dipikirkan untung rugi tidak hanya dalam  dunia usaha atau bisnis. Kita masih memiliki taraf hidup yang relatif rendah,” terangnya

Salah satu sebabnya adalah karena pada umumnya masyarakat NTB masih mengandalkan sektor pertanian dan nelayan secara tradisional.

“Belum mengarah pada peningkatan nilai tambah produk atau industrialisasi,” cetusnya

Karenanya, kini dan kedepan, kata Iswandi, pemuda dengan kemampuan wirausaha ini, harus menjadi pioneer  mewujudkan industrialisasi produk-produk NTB, sehingga memiliki nilai tambah ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya.

Senada, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB, Hj Husnanidiaty Nurdin menjelaskan kegiatan pelatihan kewirausahan adalah salah satu dari dua program unggulan Dispora NTB kemudian yang kedua yakni prestasi olahraga.

“Dua program ini juga terdapat di dalam Rencanan Pembangunan jangka menengah (RPJMD) yang harus disukseskan,” ungkapnya

Seandainya semua pemuda memiliki harapan untuk menjadi PNS, betapa susahnya pemerintah menyiapkan lapangan pekerjaaan. Tapi kalau 2 (dua) persen saja dari penduduk NTB mau menjadi wirausaha dirinya yakin dan percaya, kehidupan akan lebih sejahtera.

“Itulah sebabnya, ini menjadi bagian dari tugas pemerintah untuk melatih kaum muda menjadi pengusaha hebat,” harapnya.

Dikatannya, pemuda kewirasusahaan ini merupakan kumpulan pemuda di kabupaten/ kota se-NTB. Yang akan dibimbing oleh pelatih-pelatih handal agar tujuannya menanam pengetahuan dan pengembangan diri bagi pemuda NTB ke depannya.

“Semakin banyak wirausaha muda di NTB memiliki jiwa usaha yang besar maka NTB Gemilang yang diharapkan oleh masyarakat akan cepat terwujud,” tandasnya

Yang lebih menarik lagi, kata dia, kegiatan latihan ini, pihak pemerintah sekaligus melakukan kontrak kerja dengan pemuda dengan alasan supaya terciptanya kesenambungan antara ilmu dan prakteknya.

Pemerintah juga terus melakukan evaluasi terhadap para peserta supaya semua ilmu yang didapat menjadi modal untuk membangun usaha.

Selama lima hari penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini, dibawah koordinasi penjabat Sekda NTB juga akan memberikan materi khusus, sehingga semangat mereka menjadi pengusaha akan terwujud. Yaitu dengan mempraktekan langsung ke lapangan sekaligus menjual produk dari tangan-tangan pemuda itu sendiri.

“Fasilitator kegiatan juga akan membekali mereka dengan dana, kemudian membuat sebuah produk lalu di jual. Namun di antara mereka juga sudah memulai usahanya masing-masing,” tandasnya

Supaya kegiatan ini dapat menciptakan pemuda hebat melalui wirausaha ini, Husnanidiaty sangat berharap kepada dinas dinas terkait dan perbankan di NTB dapat membantu permodalan sehingga aktivitas anak-anak muda yang ingin menjadi wirausaha dapat terwujud dengan baik. (Red)