Tuan Guru Bagu Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI dan Persatuan Pasca Pemilu 2019

Foto : Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Rais Syuriah Pengurus Wilayah NU Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badarudin saat menerima kunjungan silaturahim Kabinda NTB, Tarwo Kusnarno bersama Sekretaris PWNU NTB, Lalu Aksar Ansori di kediamannya di Ponpes Qamarul Huda Bagu, Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata Kab Lombok Tengah beberapa waktu lalu (MetroNTB/Istimewa)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Rais Syuriah Pengurus Wilayah NU Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badarudin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI, persatuan dan persaudaraan pasca Pemilu 2019.

“Siapapun yang terpilih sebagai pemimpin melalui Pemilu itu adalah pilihan rakyat, sehingga masyarakat diminta untuk bersabar menunggu hasil pengumuman dari KPU,” ujarnya saat menerima kunjungan silaturahim Kabinda NTB, Tarwo Kusnarno bersama Sekretaris PWNU NTB, Lalu Aksar Ansori di kediamannya di Ponpes Qamarul Huda Bagu, Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata Kab Lombok Tengah beberapa waktu lalu.

“Hasil Multaqo Ulama juga sudah disampaikan kepada para pengurus NU dan Tuan Guru NU untuk disampaikan kepada jamaah Nahdliyin dan masyarakat NTB, sehingga diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh hasutan-hasutan yang mengarah kepada disintegritas bangsa,” tutur pengasuh Ponpes NU Qomarul Huda Bagu Lombok Tengah

Kabinda NTB, Tarwo Kusnarno mengapresiasi dan mendukung kegiatan Multaqo Ulama dan diharapkan delapan (8) rekomendasi yang dihasilkan dalam Multaqo Ulama dapat dimasifkan untuk di sosialisasikan kepada masyarakat NTB, sehingga kemaslahatan dan Kamtibmas tetap terjaga.

“Dalam menjaga kondusifitas, sinergitas para ulama dan Pengurus Nahdatul Ulama NTB untuk turut meredam dan mengajak, serta menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk tetap menjaga Kamtibmas dan kondusfitas wilayah, sangat penting,” imbuhnya

Senada, Sekeretaris PWNU NTB, Lalu Aksar Anshori juga menyampaikan himbauan yang sama agar warga Nahdiyin untuk mengikuti ulama termasuk menjalankan hasil Multaqo Ulama hasil buah pikir dan kespakatan 3000 ulama, kyai dan habaib, sehingga bena-benar produk ulama.

“Intinya warga Nahdiyin harus memiliki kepedulian untuk terus mengajak seluruh masyarakat NTB untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Serta memanfaatkan ibadah puasa Ramadhan untuk kembali menjalin tali silaturahmi,” pungkas mantan ketua KPU NTB itu (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here