Resmikan Kantor Sekretariat, Ini Harapan Ketua Permabudhi NTB

Foto : Foto : Ketua PD Permabudhi NTB Herryono Soegiarto saat peresmian Kantor Sekretriat PD Permabudhi NTB didampingi Bhante Pundarika Mahatheri, Pandita Hamid Citra Pannawirawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram Hariadi, Camat Cakranegara Erwan, Ketua PERCASI NTB Abdullah Djais (MetroNTB/Tajir)

Mataram, MetroNTB.com – Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) NTB periode 2019-2023, Minggu (6/5), meresmikan kantor sekretariat di Jalan Beaq Ganggas No. 1 FG, Kelurahan Cakra Timur Kecamatan Cakranegara Kota Mataram.

Ketua PD Permabudhi NTB Herryono Soegiarto mengungkapkan, yang diharapkan dengan terbentuknya Permabudhi adalah sebagai wadah pemersatu, dalam kebersamaan umat Buddha khususnya di NTB.

“Permabudhi diharapkan menjadi pemersatu, bagi saudara-saudara kita umat Buddha. Termasuk bersinergi dengan ormas lintas agama, guna mendukung program pemerintah daerah untuk mewujudkan NTB Gemilang,” ungkapnya.

Dikatakan, sebagai pengurus daerah periode pertama, pihaknya akan berusaha menjalankan roda organisasi, sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.

“Permabudhi didirikan pada 18 September 2018 lalu melalui Musyawarah Nasional (Munas) I, yang dibuka langsung oleh Presiden Bapak Ir. H. Joko Widodo. Saya dan segenap pengurus Permabudhi NTB bertekad dan akan berupaya, mengemban tugas yang diamanatkan Musda I dengan sebaik-sebaiknya,” ujarnya.

Herryono menjelaskan, sebagai organisasi yang bertujuan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan, Permabudhi hadir di tengah-tengah umat Buddha sebagai wadah kebersamaan, menuju umat Buddha yang bersatu.

“Sedangkan di tengah pergaulan lintas agama dan pemerintah, Permabudhi hadir mewakili kepentingan umat Buddha khususnya di NTB, dalam upaya menciptakan  kehidupan yang bertoleransi, guna mendukung program pemerintah,” terangnya.

Sementara itu, Camat Cakranegara Erwan dalam sambutannya menyampaikan, eksistensi Permabudhi semakin mengukuhkan kebhinekaan bangsa Indonesia.

“Inilah kita Indonesia, khususnya di wilayah Kecamatan Cakranegara keragaman suku, agama, dan budaya menunjukkan kebhinekaan Indonesia,” katanya di sela-sela acara peresmian.

Namun demikian, lanjut Erwan, keberagaman atau perbedaan itu tidak serta merta menjadikan perpecahan dalam berbangsa dan bernegara.

“Keragaman itu indah, bilamana kita bijak dalam menyikapinya. Jangan kemudian karena kita berbeda, terus kita terpecah belah,” ucapnya.

Karena itu, pihaknya berharap kepada segenap elemen masyarakat, agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk berpecah belah.

“Kami imbau kepada segenap masyarakat khususnya warga Kecamatan Cakranegara, agar senantiasa menjaga persatuan, menjalin silaturrahmi dengan siapa saja. Hatta sekalipun dengan orang yang berbeda keyakinan dengan kita,” imbaunya.

Dalam kesempatan tersebut, diresmikan pula Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Mataram, dimana SCUA Mataram memberikan kesempatan bagi semua generasi atau jenjang usia.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bapak Herryono, yang telah mendirikan sekolah catur ini. Ini merupakan sekolah catur satu-satunya di NTB,” kata Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) NTB Abdullah Djais dalam sambutannya.

Dikatakannya, pihaknya tidak meragukan kepiawaian SCUA mendidik atau melatih siswanya, baik dalam taktis dan strategi permainan catur.

“Untuk diketahui oleh bapak ibu sekalian, sekolah catur SCUA ini merupakan satu-satunya, yang telah menghasilkan siswanya menjadi juara dunia,” ujarnya sembari menambahkan bahwa siapa yang tidak mengenal Grand Master Utut Adianto.

Hadir dalam acara peresmian Kantor Sekretriat PD Permabudhi NTB, Bhante Pundarika Mahatheri, Pandita Hamid Citra Pannawirawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram Hariadi, Camat Cakranegara Erwan, Ketua PERCASI NTB Abdullah Djais. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here