Pemprov NTB Minta Kemendag Nambah Pasokan 50 Ton Bawah Putih

Foto : Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah didampingi Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Andayani meminta informasi dari pedagang terkait stok dan harga daging sapi saat memantau harga-harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram, Kamis 9 Mei 2019 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Perdagangan meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) menambah pasokan bawang putih impor sebanyak 50 ton untuk kebutuhan masyarakat di lima kabupaten di Pulau Sumbawa.

“Kami sudah minta karena harga bawang putih impor di Pulau Sumbawa masih relatif mahal, yakni Rp70 ribu per kilogram,” kata Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Andayani, Kamis 9 Mei 2019

Sebelumnya, NTB sudah memperoleh pasokan bawang putih impor sebanyak 72 ton sesuai permintaan. Komoditas tersebut didatangkan dalam dua tahap, yakni sebanyak 45 ton dan 27 ton.

“Pasokan yang didatangkan dari Jakarta itu dalam rangka menekan harga komoditas tersebut yang sempat mencapai Rp80 ribu per kilogram di Pulau Lombok, NTB,” terang Selly

“Adanya pasokan bawang putih impor tersebut sudah mampu menurunkan harga. Hari ini pedagang di pasar tradisional Mandalika Mataram menjual dengan harga Rp40 ribu per kilogram. Tinggal di Sumbawa yang masih mahal,” katanya

Selly berharap permintaan tambahan bawang putih impor untuk kebutuhan warga di Pulau Sumbawa segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Perdagangan, sehingga harga komoditas tersebut segera turun.

“Mudahan dalam waktu dekat ini barang sudah datang sehingga harga bawang putih impor di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa tidak ada perbedaan,” ucapnya (Ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here