Pemkab Lobar Dinilai Komit Majukan RSAM Narmada

Foto : Direktur Utama RSAM Narmada, dr. Aan Putra Suryanatha (MetroNTB/Humas)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Jajaran Rumah Sakit Awet Muda (RSAM) Narmada sangat mengapresiasi kehadiran Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Sekretaris Daerah (Sekda) H. Moh. Taufiq, dan Asisten III H. Fathurrahim dalam acara penerimaan Tim Surveior Akreditasi Rumah Sakit di Hotel Lombok Plaza Mataram, Minggu Mei 2019.

“Kehadiran para petinggi Pemkab Lombok Barat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memajukan RSAM,” ujar Direktur Utama RSAM Narmada, dr. Aan Putra Suryanatha

“Luar biasa. Kehadiran pak bupati pastinya akan memberikan gambaran kepada surveior ini bahwa pemerintah benar-benar berkomitmen mensupport untuk pengembangan rumah sakit (narmada-red) kedepannya. Itu yang dibutuhkan sebenarnya,” kata dr Aan

Dikatannya, rumah sakit ini harus berkembang, harus dapat menjawab tuntutan kebutuhan layanan dan teknologi, sehingga pengembangan rumah sakit itu selaras dengan permasalahan kesehatan yang ada.

“Penilaian akreditasi yang akan berlangsung pada 27-29 Mei 2019 ini menjadi yang pertama bagi RSUD kedua di Lombok Barat ini,” tuturnya

RSAM sendiri baru mulai beroperasi sejak Desember 2016. Namun begitu, pihak RSAM mengaku sudah siap dinilai.

“Gambaran survei selama tiga hari itu kita sudah bisa tangkap. Kemudian yang berkaitan dengan pokja-pokja yang akan dinilai, elemennya sudah kita bedah semua. Semua dokumen dan regulasi juga sudah kita siapkan. Kita harapakan hasil terbaik untuk rumah sakit kita,” terang dr Aan

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Tim Akreditasi dr. Sigit mengatakan timnya terdiri dari 2 orang dokter dan 1 perawat.

“Untuk saat ini, RSUD Awet Muda Narmada merupakan akreditasi Snars edisi I,” katanya

Ia menegaskan, dirinya dan tim diberikan tugas oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) hanya untuk melakukan survei, bukan untuk menentukan lulus tidaknya.

“Standar sudah dipenuhi, tinggal kita melihat apa rumah sakit sudah menjalankan apa-apa yang sudah distandarisasi. Tujuan akreditasi meningkatkan mutu dan jaminan keselamatan pasien di rumah sakit,” cetusnya (red)