Gubernur Minta Bank NTB Syariah dan OJK Akselerasi Pendidikan Finansial di Madrasah

Foto : Gubernur NTB Dr H Zukieflimansyah saat menghadiri acara Penandatangan Kesepakatan Bersama dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Hotel Lombok Raya, Kamis 2 Mei 2019 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur NTB Dr H Zukieflimansyah mengatakan NTB akan lebih cepat terlihat kemajuannya, jika masyarakat melek finansialnya dan merata hingga ke desa di seluruh Nusa Tenggara Barat.

“Saya minta Bank NTB Syariah serta OJK mampu mengakselerasikan pendidikan finansial ke madrasah,” ujarnya saat menghadiri acara Penandatangan Kesepakatan Bersama dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Hotel Lombok Raya, Kamis 2 Mei 2019.

“Jangan sampai banyak investasi yang masuk di tempat kita, tapi masyarakat NTB menjadi penonton di tempatnya sendiri,” imbuh Doktor Zul

Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo menjelaskan, Bank NTB Syariah saat ini dalam proses pengembangan aplikasi untuk penerimaan retribusi daerah, dimana hal tersebut merupakan bagian dalam rangka program transformasi oleh Bank NTB Syariah.

“Harapannya melalui pengembangan dan peningkatan layanan dimaksud akan menjadikan Bank yang kompetitif, kuat dan dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu dalam program tahunan tersebut perlu dukungan yang kuat dari stakeholder” tuturnya

Kukuh mengatakan, Bank NTB Syariah beberapa bulan terakhir ini, berupaya mengembangkan sarana dan prasarana teknologi bekerjasama dengan pihak ketiga, khususnya pengembangan transaksi elektronik channel melalui SMS Banking dan Internet Banking.

Sehingga Bank NTB Syariah akan semakin dibutuhkan untuk mendukung transaksi keuangan yang efisien, efektif dan produktif.

“Beberapa waktu terakhir ini tumbuh dan berkembang secara masif menjadi suatu kebutuhan utama dalam memberikan layanan kemudahan kepada nasabah maupun masyarakat,” ungkapnya

Di kesempatan yang sama pula, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, KPK berharap upaya ini bisa meningkatkan pendapatan daerah sehingga hasilnya bisa dirasakan masyarakat.

“Sistem ini juga bisa menutup penyelewengan pajak daerah karena datanya akan tercatat secara elektronik,” katanya (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here