Ansor Bersama OKP Mataram Serukan Persatuan Pasca Pemilu 2019

Foto : Keluarga besar Ansor bersama OKP lintas iman usai buka bersama dan talk show di aula NU, Kamis 30 Mei 2019 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Gerakan Pemuda (Ansor) Kota Mataram bersama OKP menyerukan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan untuk menjaga keutuhan NKRI pasca Pemilu 2019.

Seruan tersebut digelorakan saat berbuka uuasa bersama dan talk show, di aula NU NTB. Kegiatan mengangkat tema “Merajut Ukhwah Islamiyah, Ukhwah Wathaniyah dan Ukhwah Basyariah Pasca Pemilu Tahun 2019”, Kamis 30 Mei 2019.

Ketua GP Ansor Kota Mataram, Fadil Adli mengatakan bahwa dengan melihat kondisi bangsa saat ini pasca pelaksanaan Pemilu 2019 maka Ansor perlu untuk mengeluarkan dan menyatakan sikap.

Hal tersebut dilakukan untuk mengingatkan agar jangan sampai ada pihak pihak yang ingin mencoba coba merusak keutuhan NKRI.

“Tentu kami menolak segala bentuk aksi aksi yang memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, NKRI harga mati,” ucapnya

Menurutnya, keutuhan, persatuan dan kesatuan NKRI harus tetap dijaga dan jangan sampai ada pihak pihak yang ingin memecah belah karena bangsa Indonesia berdiri atas perjuangan semua komponen bangsa.

Foto : Kapolres Mataram, AKBP Syaiful Alam saat memberikan sambutan pada acara buka bersama dan talk show pada acara GP Ansor Kota Mataram, Kamis 30 Mei 2019

Sementara, Kapolres Mataram, AKBP Syaiful Alam mengatakan, empat (4) pilar yang menjadi komitmen dasar dalam berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Al hamdulillah selama berlangsungnya Pemilu 2019, bisa berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” katanya

Ia berharap kepada masyarakat untuk mampu menjadi polisi untuk diri sendiri, mampu menjaga lingkungan dan turut serta menjaga keamanan.

“Kekuatan TNI-Polri ada ditangan rakyat, terutama pada pemuda yang mampu menjaga 4 pilar kebangsaan sehingga NKRI tetap terjaga.

Dalam deklarasi tersebut, ada empat point yang diikrarkan oleh GP Ansor dan OKP serta sejumlah tokoh agama di Kota Mataram.

1. Kami GP Ansor Kota Mataram menolak segala bentuk dan upaya memecah belah NKRI.

2. Menolak referendum di Aceh yang dilakukan oleh Saudara Muzakir Manaf.

3. Mendorong Dan Mendukung TNI dan Polri untuk selalu konsisten melakukan penegakan hukum dan menjaga stabilitas di NKRI Pasca Pemilu 2019.

4. Berkomitmen mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan atau golongan demi menjaga kesatuan dan bersatuan serta keutuhan NKRI

Hadir dalam kesempatan tersebut, Rois Syuriah PC NU Kota Mataram yang juga sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan, TGH Mustiadi Abhar, Rais Syuriah PWNU NTB, TGH Lalu Sohimun Faesal, Kapolres Mataram AKB Syaiful Alam, perwakilan Dandim 1606 Lombok Barat.Ketua GP Ansor NTB, Ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri, dan Tokoh Lintas Iman. (Red)