Wujudkan UMKM Go Digital, Ini Langkah BI Perwakilan NTB

Mataram, MetroNTB.com – Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah  (UMKM) dengan mudah bahkan gratis memanfaatkan semua aplikasi berbasis internet mulai dari social media, social messaging, website, blog, aplikasi berbagi video, e-commerce maupun online marketplace.

Berawal dari hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB menginisiasi untuk membuat program pengembangan UMKM berbasis digital yang diawali dengan pelaksanaan seminar dengan tema “UMKM NTB Go Digital”.

Kegiatan seminar berlangsung selama 2 (dua) sejak tanggal 22-23 April 2019 di Mataram.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani, Ketua Dekranasda NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah, dan pejabat dari dinas/instansi terkait, dan ratusan UMKM se NTB

Kepala Perwakilan BI NTB Achris Sarwani dalam mengatakan dari 405 UMKM yang mendaftar, sekitar 355 UMKM yang lulus kurasi dan diundang menghadiri kegiatan seminar ini.

Dari jumlah tersebut, hampir 37% peserta memiliki usaha di bidang kuliner dalam kemasan, diikuti oleh usaha bidang kerajinan atau craft sebesar 18,5%, usaha bidang fashion sebesar 16,5%, dan usaha bidang lainnya.

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Bank Indonesia dalam pengembangan Ekonomi dan Keuangan Digital yang diarahkan pada 5 (lima) area secara end to end, dengan 5P yaitu Permodalan, Produk, Perdagangan atau Pemasaran, Pembayaran, dan Pengantaran atau Logistik.

“Harapan kedepannya Bank Indonesia bersama stakeholder terkait dapat berkolaborasi dan bersinergi dalam pengembangan UMKM berbasis digital secara end to end,” ujar Achris

Senada, Ketua Dekranasda NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati mengungkapkan, pengembangan UMKM berbasis digital memang harus terus ditingkatkan.

“Para pelaku UMKM juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga mampu mendukung pencapaian NTB Maju, Gemilang, dan Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghofur,” tuturnya

Sementara, Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah menyebutkan, Provinsi NTB sangat luar biasa dengan kekayaan alam, produk unggulan dan kulinernya. Didukung juga dengan berbagai produk UMKM NTB yang sangat unik dan berkualitas.

“Namun demikian, eksistensi produk UMKM NTB di kancah nasional masih perlu ditingkatkan,” katanya

Tingkat pengangguran di Provinsi NTB cukup rendah yaitu sebesar 3,37%. Namun demikian angka kemiskinan Provinsi NTB pada bulan September 2018 mencapai 14,63%, sehingga dapat disimpulkan bahwa produktivitas masyarakat masih perlu ditingkatkan.

“Upaya peningkatan produktivitas tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi,” kata Rohmi menambahkan (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here