Terjun Ke Dunia Politik, Purwaningsih Sutiarti Ingin Mengabdi Untuk Tanah Kelahiran

Foto : Caleg DPR RI dari Partai Golkar Nomor urut 5 Dapil NTB II atau Pulau Lombok, Hj Purwaningsih Sutiarti (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Caleg DPR RI dari Partai Golkar Nomor urut 5 Dapil NTB II atau Pulau Lombok, Hj Purwaningsih Sutiarti merupakan calon legislatif Senayan yang konsisten dengan visi misi dan arah perjuangannya.

Tak perlu banyak janji yang muluk-muluk, pengusaha nasional di bidang fashion ini lebih memilih fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) para perempuan di NTB terutama di pulau Lombok.

“Saya ingin yakinkan masyarakat di Lombok dan NTB umumnya, bahwa kaum perempuan juga mampu berpartisipasi dalam pembangunan, dalam banyak sektor. Karena itulah peningkatan kapasitas dan SDM perempuan harus terus dilakukan,” kata Purwaningsih Sutiarti, Sabtu (6/4) di Mataram.

Tekad wanita yang populer disapa Nining Tara Tami ini, sangat mendasar.
Pengalamannya berkarir di bidang fashion yang dimulai dari sangat dasar hingga bisa seperti saat ini, menjadi pengalaman yang inspiratif dan terus ditularkan melalui motivasi-motivasi yang ia sampaikan setiap kali turun menyapa masyarakat di sejumlah titik di Lombok.

“Saya lahir dan besar di Lombok, kemudian karir di Jakarta mulai dari dasar mulai mendesain dan menjahit busana dari rumah. Pesan saya kepada perempuan di Lombok, terus berkarya sesuai bidangnya dan tetap tekun dan optimis pasti akan berhasil,” tuturnya

Istri dari Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) Inkindo, Ir H Peter Frans ini, nekat terjun ke dunia politik dengan menjadi Caleg DPR RI Dapil Lombok karena kepedulian yang tinggi untuk berbuat bagi peningkatan kesejahteraan perempuan Lombok.

Menurut Purwaningsih, sebagai pengusaha fashion tentu ia bisa berbuat untuk kaum perempuan, namun lingkupnya akan terbatas dan tidak akan mampu mempengaruhi kebijakan.

Sehingga melalui jalur politik, Purwaningsih bertekad bisa berjuang untuk mendorong kebijakan- kebijakan pemerintah jika kelak dukuk di kursi DPR RI.

“Saya terjun ke politik karena memang dengan politik ini kita baru bisa berbuat maksimal dalam hal mendorong kebijakan yang memang berpihak pada masyarakat kecil terutama kaum perempuan,” tandasnya

Di Lombok sendiri, Purwaningsih melihat ada banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk kesejahteraan perempuan, salah satunya adalah sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Di hampir semua Desa termasuk pelosok yang dikunjunginya di Lombok sejauh ini, semua potensi itu ada disana.

Mulai dari perajin tenun, perajin anyaman ketak, perajin gerabah, hingga industri rumahan untuk jajanan dan produk lainnya. Hanya saja, potensi itu menurutnya belum maksimal tergarap.

Masalah klasik yang menjadi tantangan adalah kurangnya akses pelatihan, permodalan, hingga jejaring pemasaran.

“Hal itu yang umumnya saya serap aspirasi dari lapangan. Nah, kalau ini bisa kita bantu dan perjuangkan, saya yakin potensi yang ada ini bisa sangat bermanfaat bagi perekonomian masyarakat,” ungkapnya

Kemudahan akses permodalan, pelatihan-pelatihan, dan jejaring pemasaran termasuk melalui digital marketing inilah yang akan terus diperjuangkan Purwaningsih Sutiarti ke depan.

Tapi yang terpenting juga, adalah bagaimana mengubah mindset kaum perempuan untuk terus semangat dan mau bersaing dan berpartisipasi dalam pembangunan.

Sosok Purwaningsih Sutiarti yang kerab turun ke Desa-Desa di Lombok, memberi inspirasi bagi kelompok perajin anyaman Ketak di Narmada, Lombok Barat.

Sitti Sariyah (45) mengatakan, cerita sukses Purwaningsih Sutiarti mengembangkan usaha fashion memberi kesan yang mendalam baginya.

“Yang selalu saya ingat sampai sekarang, bu Nining (Purwaningsih Sutiarti), selalu bilang kita harus tekun dan terus semangat. Tantangan pasti ada, tapi bagaimana kita berupaya melewatinya tanpa menyerah,” kata Sariyah.

Sariyah dan sejumlah kelompok wanita perajin di sana mengaku mantap akan memilih Purwaningsih Sutiarti sebagai Caleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil NTB 2/Pulau Lombok, pada Pemilu 2019, 17 April mendatang.

Selain karena rajin turun lapangan, motivasi dan visi misi yang dimiliki Purwaningsih juga sederhana dan mudah dipahami masyarakat terutama kaum wanita.

Menjelang 17 April yang tinggal menghitung hari, Sariyah berpesan pada kaum perempuan di Lombok, NTB untuk mengenal dan memilih Purwaningsih Sutiarti di hari H pemilihan nanti.

“Beliau juga akrab dengan siapa saja, tidak pandang apa dari Desa atau dari Kota, tetap ramah dan tidak muluk-muluk janjinya. Daripada kita coblos yang belum jelas, lebih baik pilih bu Ning,” katanya bersemangat. (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here