Ribuan Petani Hadiri Temu Tani dan Panen Raya Di Lobar

Dokumen Humas Lobar

Lombok Barat, MetroNTB.com – Sebanyak 2000 petani menghadiri acara Temu Tani dan Panen Raya di Kantor Dinas Pertanian Lombok Barat (Lobar), Senin (1/4).

Kepala Dinas Pertanian, H. Muhur Zuhri
mengatakan, kegiatan yang digelar setiap tahun ini sebagai ajang memupuk silaturrahmi bersama petani sekaligus memotivasi para petani.

“Kita harap petani kita bisa menghasilkan produksi seoptimal mungkin dalam rangka memupuk ketahanan pangan nasional,” katanya

Ia menjelaskan, kabupaten Lombok Barat memiliki luas areal 17.326 hektar sawah. Tahun 2018 Lombok Barat surplus padi lebih kurang 58 ribu ton untuk penduduk Lombok Barat, dan ini adalah berkat kerja para petani.

“Jadi para petani ini adalah para pejuang-pejuang pangan. Berkat kerja keras petani ini, kita masih bisa mencukupi kebutuhan pangan khususnya beras,” terang Muhur

Sementara, Bupati Lombok Barat, H  Fauzan Khalid mengungkapkan, tahun ini pemerintah akan mulai membangun Bendungan Meninting sebagai salah satu proyek strategis nasional.

“Rencananya peletakkan batu pertama akan dilakukan dalam waktu dekat,” ungkapnya

“Tahun ini merupakan sejarah bagi Kabupaten Lombok Barat karena Insya Allah sekitar minggu kedua April, saya akan secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan bendungan pertama di Lombok Barat, yaitu Bendungan Meninting,” tutur Fauzan

Bendungan yang akan dibangun di Kecamatan Gunungsari yang membutuhkan 115,6 hektar lahan ini nantinya dapat menjadi sumber air, baik untuk irigasi maupun sumber air bersih yang layak konsumsi.

“Pembangunan bendungan senilai Rp. 1,4 triliun ini akan berlangsung selama empat tahun,” terangnya

Diperkirakan bendungan ini dapat menampung air, total 9,91 juta m3 untuk air irigasi di Kabupaten Lombok Barat, Mataram dan suplai ke Lombok Tengah.

“Saya suka bicara perbandingan kita lihat Bendungan Batujai luasnya sekitar 400 hektar dengan kedalaman sekitar 5 meter. Kedalaman bendungan kita 100 meter, daya tampungnya luar biasa karena posisinya itu kiri kanan bukit jadi dataran tinggi dan itu yang dibendung,” kata Fauzan menambahkan (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here