Lalu Suhaimi Ismy Jadi Mediator Perselisihan Eks Pekerja dengan AMNT

Foto : Suasana Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) H Lalu Suhaimi Ismy saat menjadi mediator penyelesaian perselisihan antara eks karyawan dengan PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) eks PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT), Senin 1 April 2019 (MetroNTB/Umam)

Sumbawa, MetroNTB.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) H Lalu Suhaimi Ismy, Senin (1/4), menjadi mediator penyelesaian perselisihan antara eks karyawan dengan PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) eks PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT).

Diketahui, perselisihan tersebut muncul karena dipicu kebijakan PT. AMNT yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan secara sepihak.

Rapat Dengar Pendapat (BDP) Badan Akuntabilitas Publik (BAP) itu, dipandu Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat H.A. Azis dan dihadiri pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dianakertrans) Provinsi NTB, pihak Disnakertrans Kabupaten Sumbawa Barat, PT. AMNT, dan Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI).

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) Badan Akuntabilitas Publik (BAP) tersebut, anggota DPD RI H Lalu Suhaimi Ismy yang ditunjuk sebagai mediator menyampaikan, pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan win-win solution.

“SBSI bisa menurunkan tawarannya, PT. AMNT menaikkan kesanggupannya. Sehingga dalam pertemuan ini para pihak dapat menerima,” ujarnya.

Dikatakan, hasil akhir dalam pertemuan tersebut terdiri dari lima butir kesepakatan. Pertama, PT. AMNT tetap membuka ruang negosiasi atau komunikasi dengan pihak pekerja atau SBSI.

Kedua, terkait kepastian hak-hak eks pekerja tidak dapat disampaikan dalam pertemuan tersebut yang digelar di Ruang Rapat Kantor Sekda Sumbawa Barat tersebut.

“Tetapi akan diadakan secara one by one,” ucapnya.

Demikian pula terkait adanya peluang eks pekerja untuk dipekerjakan kembali, bukan menjadi agenda pembahasan dalam pertemuan teraebut.

“Pertemuan ini merupakan mediasi terkait hal-hal teknis, sesuai kesepakatan rapat sebelumnya,” tegas Suhaimi.

Disampaikan pula, untuk tidak lanjut dari pertemuan itu, nantinya akan diadakan pertemuan lanjutan yakni antara masing-masing pekerja dengan pihak perusahaan.

“Akan diadakan pada hari Senin, 8 April 2019 bertempat di Comdev (Community Development, red) Center di Benete,” tandasnya (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here