KPU NTB : Sebanyak Tiga Orang KPPS Meninggal Dunia

Foto : Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB Suhardi Soud (MetroNTB/Upar)

Mataram, MetroNTB.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB Suhardi Soud mengatakan sebanyak tiga (3) orang petugas KPPS meninggal dunia akibat kelelahan.

“Laporan yang masuk ke kami, ada tiga (3) petugas KPPS yang meninggal dunia,” ujarnya, Selasa 23 April 2019

Suhardi menjelaskan lebih lanjut, tiga (3) petugas KPPS yang meninggal dunia itu, antara lain Sanapiah Ketua PPS 6, Desa Jotang Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Ibu Sumarni, KPPS TPS 11, Desa Saneo Kabupaten Dompu dan Jupri KPPS TPS 4, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara.

Selain meninggal dunia, sebanyak 25 orang petugas KPPS dan PPK dilaporkan jatuh sakit. Mereka ini tersebar di Kabupaten Dompu 4 orang, Lombok Tengah 2 orang, satu orang Ketua PPK Pemenang Lombok Utara, 7 orang di Kabupaten Bima.

Lima orang di Kabupaten Sumbawa dan satu orang di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), satu orang di Kota Bima dan dua Kabupaten Lombok Timur dan dua orang dari Kabupaten Lombok Tengah.

“Kami sudah menyampaikan kepada KPU RI baik yang meninggal dunia atau sakit. Pihaknya berharap KPU RI akan  perhatian terhadap para petugas penyelenggara pemilu yang jatuh sakit maupun meninggal dunia saat bertugas,” harapnya

Sementara Sekretaris KPU NTB Mars Ansori menambahkan bahwa pihak KPU RI sudah meminta KPU NTB untuk mendata yang sakit atau meninggal dunia

“Yang jelas, KPU RI sudah minta KPU NTB untuk mendata PPK, PPS dan KPPS yang sakit atau meninggal dunia pada masa tahapan penghitungan suara di TPS dan KPPS,” katanya

“KPU RI juga menjanjikan akan memberikan santunan. Jenis dan nilai santunan akan ditentukan oleh KPU RI,” kata Ansori menambahkan (Man/Ar)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here