Dusun Pasir Putih Sape Bima, Akhirnya Bisa Menikmati Listrik

Foto : Salah satu petugas PLN sedang memperbaiki aliran listrik (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Salah satunya Dusun Pasir Putih, Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya bisa menikmati listrik.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Rudi Purnomoloka mengungkapkan
harapan masyarakat di pulau tersebut untuk menikmati listrik PLN akhirnya terwujud, setelah pada bulan April 2019, PLN berhasil menyambung jaringan listrik ke dusun tersebut.

“Saat ini sekitar 100 KK (Kepala Keluarga) sudah dapat menikmati listrik dari PLN,” ungkapnya

Rudi berharap dengan hadirnya listrik di Dusun Pasir Putih dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya listrik mudah-mudahan bisa muncul usaha-usaha baru di sana, nelayan yang sebelumnya hanya menjual hasil tangkapan, sekarang bisa membuat olahan, ikannya juga bisa disimpan di lemari pendingin. Ini tentu bisa meningkatkan penghasilan,” katanya

Rudi menjelaskan, pembangunan listrik ke Dusun Pasir Putih dimulai sejak Oktober, PLN membangun jaringan listrik sepanjang 1,3 kilometer sirkuit (kms) untuk melistriki dusun terpencil tersebut.

“Kelistrikan di Dusun Pasir Putih merupakan interkoneksi dengan kelistrikan Bajo Pulau, dengan pasokan listrik dari PLTD Bajo Pulo berkapasitas 195 kW dengan beban puncak sebesar 90 kW,” terangnya

ia mengakui, pembangunan jaringan listrik menuju Dusun Pasir Putih tidaklah mudah karena harus melintasi perairan laut. Sepanjang 450 meter diantaranya melintasi perairan selat Sape, dimana 200 meter dari PLTD Bajo Pulau ke Pulau Lansa dan 250 meter dari Pulau Lansa ke Pulau Dusun Pasir Putih.

“Membangun listrik di lokasi terpencil tidak semudah di kota besar. Di sini untuk mengangkut peralatan saja sudah lebih sulit. Namun kami komitmen meningkatkan rasio elektrifikasi. Bertahap seluruh masyarakat harus kita listriki,” ucapnya

Pada tahun 2017 rasio elektrifikasi di Provinsi NTB sebesar 83,5 persen, meningkat menjadi 93 persen pada tahun 2018. PLN menargetkan pada akhir tahun 2019 rasio elektrifikasi telah mencapai 99 persen.

“Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi NTB, PLN juga tengah menyelesaikan pembangunan beberapa pembangkit baru, antara lain PLTMGU Lombok Peaker berkapasitas 150 MW, PLTMG Sumbawa berkapasitas 50 MW, PLTMG Bima 50 MW, PLTU Sumbawa Barat berkapasitas 14 MW,” kata Rudi menambahkan (Red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here