Sambut MotoGP 2021, BIL Terus Berbenah

Foto : General Manager (GM) Bandara Internasional Lombok BIL Nugroho Jati (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Manajemen Bandara Internasional Lombok (BIL) bersiap menyambut penyelenggaraan balapan MotoGP 2021 di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah.

General Manager (GM) Bandara Internasional Lombok BIL Nugroho Jati mengatakan sejumlah pembenahan akan dilakukan, mulai dari perpanjangan landasan pacu hingga perluasan terminal bandara.

“Untuk rencana perpanjangan landasan saat ini masih dalam tahap perencanaan di Jakarta, kantor pusat kami. Kami belum dapat update terkait itu, tapi yang jelas sudah dalam proses kajian,” katanya, Rabu

Rencananya, kata Jati, landasan pacu bandara yang saat ini hanya sepanjang 2.750 meter akan ditambah menjadi 3.330 meter agar bisa mengakomodir pesawat berbadan besar. Selain perpanjangan landasan pacu, manajemen BIL juga akan melakukan pengerasan landasan pacu.

“Untuk pola pembiayaannya seperti apa, kami belum tahu karena semua perencanaan ada di Jakarta,” terangnya

Jati menyampaikan pembenahan sejumlah sarana dan prasarana di BIL sedang dalam tahap pembicaraan antarpemangku kepentingan dalam kesiapan menyambut MotoGP.

“Kita masih menunggu pertemuan selanjutnya, sebenarnya frekuensinya nanti akan seperti apa berdasarkan yang sudah pengalaman dalam MotoGP,” cetusnya

Dari sisi terminal, lanjut Jati, manajemen BIL juga akan melakukan perluasan terminal. Saat ini, kata dia, luas terminal hanya 20 ribu meter persegi dengan kapasitas 3,5 juta penumpang pesawat per tahun.

“Tahun ini akan dilakukan pengerjaan perluasan terminal menjadi 40 ribu meter persegi atau 100 persen perluasan terminal dengan sasaran mampu menampung 7 juta penumpang per tahun,” tandasnya

Dari sisi parkir pesawat, tambahnya, BIL saat ini mampu menampung 18 pesawat parkir dalam satu jam pada waktu yang bersamaan. Kata dia, operasional pergerakan pesawat dalam satu jam tidak selalu 18 pesawat yang parkir lantaran ada yang datang dan berangkat.

“Kita sangat mendukung dan sedang memperhitungkan kebutuhannya apa saja, termasuk kunci utama adalah bagaima efek domino kegiatan ekonomi di Lombok bisa terwujud, itu yang perlu kita persiapkan,” kata Jati (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here