Mahasiswa Diminta Gagas Program Yang Bersentuhan Langsung Dengan Masyarakat

Foto : Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah saat menghadiri acara Silaturrahmi BEM Raya dengan tema "Meningkatkan Integritas BEM NTB Raya untuk NTB Gemilang", di Aula IKIP Mataram, Senin 25 Maret 2019 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengajak seluruh jajaran mahasiswa, khususnya yang aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di NTB untuk menggagas program yang bermanfaat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Tidak lagi berkutat pada wacana, orasi serta pidato seperti aktivis-aktivis terdalu. Sebab, dunia saat ini sudah berubah,” ajaknya saat Silaturrahmi BEM Raya dengan tema “Meningkatkan Integritas BEM NTB Raya untuk NTB Gemilang”, di Aula IKIP Mataram, Senin (25/3)

Dulu, kata Bang Zul sapaan akrabnya, mahasiswa merupakan satu-satunya elemen elit masyarakat yang menjadi sandaran. Sebab, saat itu mahasiswa merupakan kelompok kecil masyarakat yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas.

“Sehingga, ketika masyarakat memiliki keluhan atau isi hati, maka kepada mahasiswalah mereka menyampaikan, lalu kemudian mahasiswa menyampaikannya kepada pemerintah atau penguasa,” katanya

Namun, lanjutnya, dunia sudah berubah, zaman sudah berganti, dimana saat ini membutuhkan gagasan gagasan besar untuk masyarakat. Misalnya saja, persoalan sumpah, banjir, kekurangan air di musim kemarau, itu semua membutuhkan kontribusi kongkrit dari para mahasiswa.

“NTB Gemilang adalah NTB baru,  dimana kita memberi ruang kepada siapa saja, apapun suku, agama,  warna kulit, bentuk mata dan warna rambut,  kalau dia punya capacity, punya kemampuan, maka dia bisa menjadi pemain di daerah ini,” tegas Bang Zul

Karena itu, dirinya menyambut baik kegiatan silaturrahmi BEM Raya sebagai wadah untuk mendiskusikan hal-hal produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan wadah itu, para mahasiswa terus meningkatkan kapasitas diri, termasuk bahasa asing.

“Kenapa kita mengirim banyak anak muda NTB ke luar negeri, bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk fast trip, mengejar ketertinggalan daerah kita dari daerah-daerah lain,” tuturnya

Sebelumnya, Rektor IKIP Mataram, Prof.  Drs. Kusno berharap agar kegiatan ini akan memberikan banyak inspirasi bagi BEM di seluruh NTB. Sehingga, kontribusi positifnya adalah dapat ikut terlibat membagun NTB yang lebih baik.

“Mari kita bergandengan tangan ke depan, berbuat untuk semua, baik bagi lembaga maupun masyarakat,” imbuhnya
(red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here