Sekda Sebut Ekonomi Berbasis Syari’ah Akan Menjadi Sistem Ekonomi Dunia

EXTRA HOT IKLAN

MATARAM, MetroNTB.com – Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiadi H. Sayuti menyebutkan sistem ekonomi Islam yang berbasis syariah kedepan akan menjadi salah satu sistem ekonomi di Dunia.

MEDIUM IKLAN

Perjalanan ekonomi dunia diprediksi akan sampai pada masa yang disebut dengan halal industri, dimana pada masa itu semua orang akan sangat berhati-hati dengan prilaku ekonomi dan konsumsi.

LOW HOT IKLAN

“Itulah yang menjadi dasar utama pengembangan sistem ekonomi Islam berbasis syariah di Provinsi NTB,” ujar Sekda saat membuka Seminar Nasional Keuangan Syariah dengan Tema: “Membangun Sinergi Strategis Dalam Mendorong Pertumbuhan Keuangan Syariah di Daerah”  di Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center NTB, Selasa, (10/10/2017)

Sekda menjelaskan, salah satu wujud yang akan segera terlaksana adalah conversi PT Bank NTB dari konvensional ke Bank Syariah, semoga ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan perekonomian di NTB.

“Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu daerah di Indonesia setelah Provinsi Aceh merupakan daerah yang sangat gencar menerapkan kebijakan pengembangan ekonomi islam system syariah.,” jelasnya

Di hadapan para peserta yang hadir terdiri dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB, Direktur Utama PT Bank NTB, Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Wilayah Provinsi NTB Dr. Zaini Abdad dan 800 mahasiswa Fakultas Ekonomi se-NTB, Sekda berharap kepada segenap mahasiswa yang hadir akan menjadi promotor utama dalam pengembangan ekonomi Islam berbasis syariah di NTB.

“Saya harapkan setelah mendapatkan ilmu dari pakarnya nanti, maka mahasiswa yang hadir saat ini dapat menjelaskan dan mensosialisasikan sistem ekonomi syariah di tengah-tengah masyarakat, dengan demikian maka sistem ekonomi syariah ini akan dapat dipahami sehingga diterima dan digunakan oleh kalangan masyarakat di NTB”, harapnya.

Selain itu, sekda juga menghimbau agar sistem ekonomi Islam berbasis syariah ini untuk diterapkan di lingkungan Pondok-pondok Pesantren dan Kampus-kampus yang ada di NTB.

“Fasilitas pendukung kita Bank NTB syariah Insya Allah Ramdhan tahun depan akan dilaunching, dengan demikian saya mengajak masyarakat NTB untuk segera beralih dari sistem konvensional ke sistem syariah”, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Wilayah NTB Dr. Zaidi Abdad dalam sambutannya mengatakan, saat ini untuk pengembangan ekonomi Islam berbasis syariah di NTB, pihaknya telah membangun kerjasama dengan lingkungan Kampus yang ada di NTB.

“Semoga dengan perkembangan sistem ekonomi Islam ini akan membawa manfaat bagi NTB dalam pengembangan keungan syariah”, katanya.

Sedangkan Kepala OJK NTB, Farid Faletehan dalam sambutannya mengatakan, sabagai lembaga yang memiliki tugas mengawasi lembaga keuangan agar berjalan sehat dan kuat.

“OJK menilai NTB sebagai salah satu daerah yang sangat potensial dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah. Saat ini NTB memiliki aset syariah 8,3 persen di atas nasional yang hanya 6,5 persen,” tuturnya

“Kedepan dengan dilakukannya konversi PT Bank NTB dari convensional ke sistem syariah, maka diperkirakan aset syariah di NTB mencapai 9 Triliun atau sekitar 30 persen, OJK siap memfasilitasi pengembangan ekonomi syariah di NTB dengan melakukan diskusi untuk menyatukan pemikiran-pemikiran terkait pengembangan ekonomi syariah,” katanya menambahkan

Comments

comments